Minggu, 22 September 2019

Kontes Ternak, Upaya Jabar Tingkatkan Kualitas Produk Peternakan

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pj Gubernur Jawa Barat Mochamad Iriawan di acara Kontes Ternak Provinsi Jawa Barat 2018 di Lapangan Dadaha, Kota Tasikmalaya, Kamis, 19 Juli 2018.

    Pj Gubernur Jawa Barat Mochamad Iriawan di acara Kontes Ternak Provinsi Jawa Barat 2018 di Lapangan Dadaha, Kota Tasikmalaya, Kamis, 19 Juli 2018.

    INFO JABAR - Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan menggelar Kontes Ternak Provinsi Jawa Barat 2018. Acara tersebut digelar untuk meningkatkan kualitas bibit ternak dan produk peternakan.

    "Ini kegiatan yang cukup strategis sebagai tolok ukur pembangunan peternakan di Jawa Barat," kata Pj Gubernur Jawa Barat Mochamad Iriawan, dalam sambutannya pada acara yang berlangsung di Lapangan Dadaha, Kota Tasikmalaya, Kamis, 19 Juli 2018.

    Iriawan juga meminta kontes ternak jangan hanya dijadikan event kontes tahunan, tapi harus ada hasil konkret untuk mendukung kebutuhan peternakan di Jawa Barat.

    "Kegiatan ini (kontes ternak) kalau kontes saja, tidak ada hasilnya percuma. Jadi, kita akan menghasilkan bibit terbaik untuk menjadi daya saing. Syukur-syukur bisa mencukupi kebutuhan dalam negeri dan khususnya Jawa Barat," kata Iriawan.

    Ia pun mengatakan pihaknya bersama para pihak terkait bidang peternakan akan menggelar FGD untuk mencari solusi peningkatan produksi ternak di Jawa Barat.

    Menurut Iriawan, perlu ada program untuk menggalakkan ternak, khususnya ternak sapi oleh masyarakat Jawa Barat seperti kultur warga di Jawa Timur. Misalnya, dari kultur budaya di Jawa Timur, hampir semua rumah di setiap perkampungan ada sapinya,.

    “Kalau di kita tidak. Namun kita akan coba itu, sehingga diwajibkan setiap rumah ada sapi, tapi pemerintah harus bantu siapkan bibit. Nanti kita akan diskusikan," ucap Iriawan.

    Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Jawa Barat Dewi Sartika menuturkan, ada sekitar 500 peserta dalam kontes ternak tahun ini, dengan jumlah ternak sebanyak 474 ekor. Selain itu, ada pula lomba fotografi dengan tema “Teman Ternak”. Ada lebih dari 1.000 foto yang dinilai. Dewi berharap, kontes ternak ini bisa memotivasi para peternak untuk menyediakan bibit ternak berkualitas atau replacement stock.

    "Kontes ini juga sebagai salah satu upaya untuk melestarikan dan mengembangkan plasma nutfah Jawa Barat, yaitu domba Garut, ayam pelung, sapi Pasundan, ayam Sentul, dan lainnya," tutur Dewi.

    Kabupaten Garut menjadi juara umum kontes ternak tahun ini dengan memenangkan tiga kategori berbeda, yaitu komoditas sapi potong untuk sapi Pasundan jantan, komoditas sapi perah umur 12-15 bulan dan laktasi, serta komoditas domba raja pedaging. Iriawan menyerahkan trofi juara umum kepada Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Garut. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi Diduga Terjerat Dana Hibah

    Perkara dugaan korupsi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi bermula dari operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada 18 Desembe