Eni Saragih Bakal Beberkan Penerima Suap Proyek PLTU Riau-I

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ekspresi Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Saragih saat masuk ke mobil tahanan setelah menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Sabtu malam, 14 Juli 2018. Eni Saragih resmi ditahan KPK setelah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) atas kasus dugaan suap terkait dengan proyek pembangunan PLTU Riau-1. TEMPO/Fakhri Hermansyah.

    Ekspresi Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Saragih saat masuk ke mobil tahanan setelah menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Sabtu malam, 14 Juli 2018. Eni Saragih resmi ditahan KPK setelah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) atas kasus dugaan suap terkait dengan proyek pembangunan PLTU Riau-1. TEMPO/Fakhri Hermansyah.

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Komisi Energi DPR Eni Saragih bakal buka-bukaan soal pihak yang menerima aliran dana suap terkait proyek PLTU Riau-I. Dia tengah mempertimbangkan mengajukan diri sebagai justice collaborator.

    Baca: Kasus Eni Saragih, KPK Panggil Idrus Marham dan Sofyan Basir

    "Pokoknya Bu Eni enggak akan diam," kata pengacara Eni, Robinson, Rabu, 18 Juli 2018.

    Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan Eni sebagai tersangka penerima suap proyek PLTU Riau dari pengusaha Johannes Budisutrisni Kotjo. Eni diduga menerima uang suap total Rp 4,8 miliar dari Johannes selaku pemegang saham Blackgold Natural Resources Limited.

    Perusahaan itu salah satu anggota konsorsium yang menggarap proyek PLTU Riau. KPK menyangka Johannes memberi uang tersebut agar Eni memuluskan penandatanganan proyek pembangkit berdaya 2 x 600 megawatt itu.

    Eni sudah mengakui menerima uang itu dalam surat yang ditulis di tahanan. "Saya mengakui ini salah karena saya anggota DPR dan kesalahan itu akan saya pertanggungjawaban di hadapan hukum dan Allah SWT," kata dia dalam suratnya tertanggal 15 Juli 2018.

    Baca: KPK Akan Periksa Saksi Kasus Eni Saragih Pekan Ini

    Robinson menegaskan bahwa benar Eni mengaku menerima uang dalam proyek PLTU-I dan mengaku bersalah. Menurut Robinson, Eni tengah menimbang mengajukan JC. Tapi dia belum mengirim surat pengajuan JC ke KPK.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Profil Ketua KPK Firli Bahuri dan Empat Wakilnya yang Dipilih DPR

    Lima calon terpilih menjadi pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi untuk periode 2019-2023. Firli Bahuri terpilih menjadi Ketua KPK.