Minggu, 22 September 2019

Sempat Masuk Demokrat, Chris John Maju Caleg dari Partai NasDem

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dengan muka babak belur, Chris John berhasil menjadi juara setelah mengalahkan petinju Thailand Chonlatarn Piriyapinyo dengan kemenangan yang mutlak saat bertanding di Marina Bay Sands, Singapura, (9/11). ANTARA/Yudhi Mahatma

    Dengan muka babak belur, Chris John berhasil menjadi juara setelah mengalahkan petinju Thailand Chonlatarn Piriyapinyo dengan kemenangan yang mutlak saat bertanding di Marina Bay Sands, Singapura, (9/11). ANTARA/Yudhi Mahatma

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan petinju profesional, Yohannes Christian John alias Chris John, akan maju sebagai calon legislatif anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari Partai Nasional Demokrat (NasDem). Ia akan maju dari daerah pemilihan X Jawa Tengah. Berdasarkan informasi di laman jateng.kpu.go.id, daerah pemilihan tersebut meliputi Kabupaten Purbalingga, Banjarnegara, dan Kebumen.

    Baca: Caleg Nasdem DPR RI, Chris John: Partai Demokrat Sibuk

    Chris John mengatakan ingin bisa menjadi anggota DPR untuk Komisi Pemuda dan Olahraga. Sesuai dengan bidang yang selama ini ditekuninya, dia mengaku ingin membantu membuat regulasi untuk kemajuan dan kesejahteraan atlet Indonesia. "Agar atlet maju, sejahtera, dan pemudanya pun diberdayakan agar kreatif dan produktif untuk bangsa dan negara," katanya kepada Tempo, Selasa, 17 Juli 2018.

    Chris John sempat bergabung dengan Partai Demokrat pada Februari lalu. Ketika itu, ia menerima kartu tanda anggota (KTA) Partai Demokrat dari Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Dia dikukuhkan menjadi anggota partai berlambang bintang mercy itu bersama mantan pebulu tangkis, Taufik Hidayat, dan selebritas Hengky Kurniawan, yang kini menjadi Bupati Bandung Barat terpilih.

    Baca: Chris John Naik ke Ring Politik, Ini Alasan Dia

    Chris John mengaku memiliki alasan tersendiri pindah dari Demokrat ke NasDem. Dia berujar, belakangan, kader muda seperti dirinya kesulitan berkomunikasi dengan jajaran Dewan Pengurus Pusat Partai Demokrat. Menurut dia, hal itu karena Demokrat tengah fokus mempersiapkan pemilihan presiden dan mempromosikan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai calon wakil presiden. "Saya sadari mungkin partai sendiri sedang sibuk-sibuknya," ujarnya.

    Soal pengunduran dirinya dari Demokrat, Chris John mengatakan hal itu sudah dia urus sampai rampung sebelum bergabung dengan NasDem. Pria kelahiran 1979 ini mengaku bergabung dengan NasDem sekitar dua pekan lalu.

    Baca: Jalan Panjang Chris John dari Ring Tinju ke Ring Politik

    Chris John menepis beredarnya kabar ada uang yang diserahkan Partai NasDem kepadanya sebagai imbalan hengkang dari Demokrat. Isu soal uang dari partai ini santer berembus setelah politikus Partai Amanat Nasional (PAN), Lucky Hakim, menyatakan berniat pindah ke Partai NasDem awal bulan ini. Ketika itu, Ketua DPP PAN Yandri Susanto menuding NasDem memberikan uang senilai Rp 2 miliar kepada Lucky agar pindah partai. Tudingan tersebut telah dibantah Sekretaris Jenderal Partai NasDem Johnny G. Plate.

    Chris John pun mengatakan tak ada mahar politik, baik dari dirinya untuk partai maupun sebaliknya. Chris menuturkan bergabung dengan NasDem lantaran merasa visinya perihal pemuda dan olahraga sama dengan visi partai yang dipimpin Surya Paloh itu. "Jujur enggak ada itu, bahwa saya masuk untuk dapat uang atau sesuatu itu enggak ada," ucapnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Pasal-Pasal yang Diduga Bermasalah di Revisi UU KPK

    Banyak pasal dalam perubahan kedua Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, atau Revisi UU KPK, yang disahkan DPR, berpotensi melemahkan KPK.