Berani Koreksi Pidato Jokowi, Pria Ini Dapat Sepeda

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi (kiri) berdialog degan pemeran Sultan Agung, Ario (kanan), saat acara hibah bangunan set film sejarah Sultan Agung di Desa Gamplong, Sleman, DI Yogyakarta, Minggu, 15 Juli 2018. ANTARA

    Presiden Jokowi (kiri) berdialog degan pemeran Sultan Agung, Ario (kanan), saat acara hibah bangunan set film sejarah Sultan Agung di Desa Gamplong, Sleman, DI Yogyakarta, Minggu, 15 Juli 2018. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menghadiri pemberian hibah bangunan set studio film sejarah Sultan Agung milik Mooryati Soedibyo Cinema di Desa Gamplong, Sleman, Yogyakarta Minggu 15 Juli 2018.

    Baca juga: Namanya Masuk Bursa Cawapres Jokowi, Mahfud MD: Saya Tidak Tahu

    Saat Jokowi baru semenit menyampaikan sambutannya, suasana yang tadinya hening mendadak riuh. Hal itu dipicu karena Jokowi sempat salah menyebut nama desa yang jadi lokasi pemberian hibah studio film itu.

    Jokowi menyebut nama desa itu Desa Gemplong, bukan Gamplong. Sontak puluhan warga desa yang duduk di barisan depan ramai ramai berteriak mengkoreksi pernyataan Jokowi.

    "Gamplong, pak, Gamplong, bukan Gemplong," ujar para warga. Mendapat koreksi itu, Jokowi pun menghentikan pidato sambutannya.

    "Tulisan di teks (pidato) ini Gemplong, lalu mana yang bener namanya ?" tanya Jokowi.

    Baca juga: Jokowi Beberkan Tiga Nama Masuk Bursa Cawapresnya

    Jokowi lantas memanggil ke panggung seorang laki-laki warga desa bernama Muhammad Soleh. Tanpa ragu-ragu, pria paruh baya itu langsung mendekati Jokowi lalu mencium tangannya dan kembali mengkoreksi pernyataan Jokowi soal nama desanya.

    "Yang bener Gamplong ya? Coba sekarang kamu baca teks ini, namanya apa desa ini ?" ujar Jokowi sambil menyodorkan naskah pidato di tangannya pada pria itu.

    "Di (naskah) ini disebut Gemplong, Pak, jadi berarti yang salah ini sekretaris Bapak," ujar pria itu disambut tawa Jokowi dan warga lainnya.

    Jokowi pun menimpali sembari tertawa, "Kok sekretaris saya yang salah, ini Mensesneg yang salah (menulis) berarti,"

    Jokowi pun lantas berterimakasih karena sudah dikoreksi. "Yang salah memang harus dikoreksi, diluruskan agar benar," ujarnya.

    Baca juga: Calon Cawapres Jokowi: Mahfud MD, TGB, Airlangga, hingga Cak Imin

    Pria itu pun lantas tanpa malu-malu meminta Jokowi memberi kuis untuknya agar bisa dapat hadiah sepeda seperti kebiasaan Jokowi selama ini.

    "Saya minta (kuis) nama-nama ikan, Pak," ujarnya mengundang tawa Jokowi dan warga lagi.

    Jokowi pun akhirnya menberinya pertanyaan untuk menyebut 10 nama ikan yang ia ketahui. Pria itu berhasil menjawab dan akhirnya mendapat sepeda dari Jokowi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Pasal-Pasal yang Diduga Bermasalah di Revisi UU KPK

    Banyak pasal dalam perubahan kedua Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, atau Revisi UU KPK, yang disahkan DPR, berpotensi melemahkan KPK.