Selasa, 17 September 2019

Majelis Syuro PKS akan Setor Nama Cawapres Prabowo Awal Agustus

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman menunggang kuda bersama ketika meninjau venue Equestrian Park, Pulomas, Jakarta Timur pada Sabtu, 14 Juli 2018. Tempo/Zara Amelia

    Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman menunggang kuda bersama ketika meninjau venue Equestrian Park, Pulomas, Jakarta Timur pada Sabtu, 14 Juli 2018. Tempo/Zara Amelia

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Tim Pemenangan Partai Gerindra Sandiaga Uno mengatakan Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera melaporkan perkembangan kepada Gerindra bahwa PKS akan menggelar pertemuan Majelis Syura untuk menentukan calon wakil presiden atau cawapres Prabowo Subianto pada awal Agustus 2018 untuk pemilihan presiden atau pilpres 2019. “Akan memberikan hasilnya kepada Pak Prabowo," kata Sandiaga di Balai Kota, Jakarta Pusat pada Sabtu, 14 Juli 2018.

    Sejumlah nama calon wakil presiden atau cawapres Prabowo Subianto telah mengerucut. "Sudah disebutkan waktu itu,” ujar Sandi.

    Baca:
    Gerindra Bocorkan Kandidat Cawapres Prabowo ...
    Gerindra Utamakan Elektabilitas Saat Memilih Cawapres Prabowo ...

    Sebelumnya, Sandi mengungkapkan ada sembilan nama yang akan diajukan sebagai cawapres Prabowo. Di antaranya adalah Ketua Kogasna Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan mantan Menteri Koordinator Perekonomian Chairul Tanjung. "Sembilan nama dari PKS, empat nama dari Partai Amanat Nasional," ujar Sandiaga pada Rabu malam, 11 Juli 2018.

    Prabowo, kata Sandiaga, juga telah mempertimbangkan beberapa nama. Salah satunya adalah Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan atau Aher. Ada pula Salim Segaf Al-Jufri, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Amien Rais, dan Hatta Rajasa.

    Baca:
    Jokowi Sepuluh, Gerindra Punya Sembilan ...
    Juru Bicara: Partai Koalisi Sepakat Anies Cawapres Prabowo ...|

    Gerindra-PAN-PKS memang kerap tampak mesra meski belum menyatakan berkoalisi untuk Pilpres 20919. Ketiganya banyak berkoalisi dalam pemilihan kepala daerah atau Pilkada 2018. Namun, belum jelas siapa capres dan cawapres yang akan diusung koalisi ini. Sementara itu, Partai Demokrat mengatakan akan memberi kejutan di injury time.

    Sebelumnya Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan sebelum mengumumkan calon wakil presiden yang akan mendampingi Joko Widodo dalam pemilihan presiden 2019, partainya ingin melihat dukungan partai lain. "Kami bisa melihat untuk mengintip dulu sana (oposisi) mencalonkan siapa, kemudian juga momentumnya (mengumumkan cawapres Jokowi)," kata Hasto di kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Senin, 9 Juli 2018. PDIP akan mengintip  cawapres Prabowo.

    ZARA AMELIA | VINDRY FLORENTIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Google Doodle, Memperingati Chrisye Pelantun Lilin-Lilin Kecil

    Jika Anda sempat membuka mesin pencari Google pada 16 September 2019, di halaman utama muncul gambar seorang pria memetik gitar. Pria itu Chrisye.