Menteri Desa Dampingi Presiden Jokowi Tinjau PKT di Banyuasin

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo mendampingi Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi Desa Pangkalan Gelebak, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Jumat, 13 Juli 2018. (dok Mendes PDTT)

    Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo mendampingi Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi Desa Pangkalan Gelebak, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Jumat, 13 Juli 2018. (dok Mendes PDTT)

    INFO NASIONAL-- Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi Desa Pangkalan Gelebak, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Jumat, 13 Juli 2018.

    Dalam kunjungan tersebut, Presiden dan Mendes PDTT meninjau pekerjaan pengecoran jalan desa dan pembangunan Posyandu yang melibatkan masyarakat desa sebagai pekerjanya dengan skema Padat Karya Tunai (PKT) yang anggarannya berasal dari dana desa.

    Skema PKT di Desa Pangkalan Gelebak ini telah meningkatkan pendapatan masyarakat desa, karena keterlibatannya sebagai pekerja diberi upah antara Rp 95 ribu hingga Rp 130 ribu.

    "Tadi saya tanya satu persatu, digaji berapa? 95 ribu. Artinya padat karya ini sudah memberikan manfaat ekonomi untuk income di masyarakat," kata Jokowi usai peninjauan.

    Dalam kesempatan itu Mendes PDTT Eko Putro Sandjojo menyampaikan bahwa program PKT wajib dijalankan oleh setiap desa dalam memanfaatkan penggunaan dana desa untuk proyek pembangunan. Dalam setiap proyek pembangunan tersebut wajib diberikan sebesar 30 persen sebagai upah pekerja yang berasal dari masyarakat desa.

    "Jadi sudah tidak menggunakan kontraktor lagi untuk proyek-proyek pembangunan yang berasal dari dana desa. Dengan adanya padat karya tunai yang mempekerjakan masyarakat ini akan memiliki tambahan pendapatan masyarakat desa. Jadi uang nanti akan berputar lima kali lipat di desanya," ujarnya.

    Dana Desa yang digunakan di Desa Pangkalan Gelebak digunakan untuk melakukan kegiatan PKT yakni Pengecoran Jalan Desa sepanjang 334 meter dengan lebar 3 meter dan tinggi 20 centimeter dengan alokasi anggarannya sekitar Rp 284 juta. 

    Selain itu, dana desa juga digunakan untuk pembangunan Posyandu dan pembangunan jamban sejumlah 30 unit untuk 30 kepala keluarga serta untuk membangun Jalan Timbun Tanah Kampung asli dan membangun Lantai Keramik gedung PAUD.

    "Kita lihat jalan-jalan desa lebih baik daripada jalan-jalan lainnya. Kita lihat saat ini betonnya aja tebal sekali, dan yang paling penting mempekerjakan masyarakat," ucap Menteri Eko.(*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.