Diperiksa KPK, Bekas Wakil Bupati Malang Akui Jadi Makelar Proyek

Reporter

Editor

Amirullah

Bupati Mojokerto, Mustofa Kamal Pasa keluar dari gedung KPK dengan mengenakan rompi tahanan seusai menjalani pemeriksaan, Jakarta, 30 April 2018. Mustofa resmi ditahan sebagai tersangka terkait tindak pidana korupsi menerima gratifikasi dan suap sebesar Rp 2,7 miliar dalam perizinan pembangunan menara telekomunikasi (Base Transceiver Station) di Kabupaten Mojokerto tahun 2015. TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Wakil Bupati Malang Achmad Subhan mengatakan berperan sebagai makelar dalam proyek pembangunan menara telekomunikasi di Mojokerto tahun 2015. Hal itu diungkapkan Subhan setelah diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK.

"Bukan, bukan, saya makelar, ada 11 tower," kata Subhan di gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Jumat, 13 Juli 2018. Proyek itu menjerat Bupati Mojokerto Mustafa Kamal Pasa sebagai tersangka suap izin pembangunan tower.

Baca: Dalami Kasus Suap Bupati Mojokerto, KPK Periksa Lima Saksi Ini

Subhan menjelaskan, dalam proyek pembangunan 11 menara telekomunikasi di Mojokerto, dia berperan mengenalkan pengusaha yang mengerjakan proyek kepada dinas terkait di Mojokerto. Dia mengaku tak mengetahui adanya kesalahan prosedur dalam proyek tersebut. "Saya cuma sekadar dimintai tolong mengenalkan kepada dinas, sudah begitu saja," ucap Subhan.

Dia memenuhi panggilan KPK setelah dalam beberapa panggilan sebelumnya mangkir. KPK sempat memberikannya peringatan agar memenuhi panggilan KPK. Lembaga antirasuah itu menyatakan butuh keterangan Subhan terkait dengan aliran dana dan proses pembangunan menara telekomunikasi di Kabupaten Mojokerto pada 2015.

Subhan berdalih tak bisa memenuhi panggilan KPK karena ada acara. Dia mengatakan sudah melayangkan surat izin ke KPK. "Ada acara, tapi sudah izin ke penyidik, ya," katanya.

Baca: Bupati Mojokerto Pertimbangkan Ajukan Praperadilan

Dalam perkara korupsi di Mojokerto, KPK menyangka Mustofa terlibat dua perkara sekaligus, yakni suap dan gratifikasi. Mustofa disangka menerima suap Rp 2,7 miliar dalam pemberian izin pembangunan menara telekomunikasi di Mojokerto tahun 2015. Selain itu, KPK menyangka Mustofa menerima uang gratifikasi senilai Rp 3,7 miliar dalam pengerjaan sejumlah proyek di Mojokerto.






5 Fakta Kasus Ferdy Sambo Cs: P21, Ferdi Diansyah, dan Konsorsium 303

4 jam lalu

5 Fakta Kasus Ferdy Sambo Cs: P21, Ferdi Diansyah, dan Konsorsium 303

Pembunuhan Brigadir J oleh Ferdy Sambo Cs menambahkan beberapa kasus P21, Ferdy Diansyah, dan konsorsium 303.


Firli Bahuri Desak Kasus Formula E Naik ke Penyidikan, Anies Baswedan Hanya Tersenyum

20 jam lalu

Firli Bahuri Desak Kasus Formula E Naik ke Penyidikan, Anies Baswedan Hanya Tersenyum

Keinginan Firli untuk menjadikan Anies Baswedan sebagai tersangka ini diduga berhubungan dengan isu Pilpres 2024.


Setahun #BeraniJujurPecat, IM57+ Insitute dan AJI Jakarta Luncurkan Buku Kisah Pegawai KPK Korban TWK

20 jam lalu

Setahun #BeraniJujurPecat, IM57+ Insitute dan AJI Jakarta Luncurkan Buku Kisah Pegawai KPK Korban TWK

Peringatan setahun #BeraniJujurPecat, IM57+ Institute dan AJI Jakarta meluncurkan Buku "Perlawanan Sehormat-hormatnya". Siapa saja yang hadir?


Politikus NasDem Sebut Kasus Formula E Clear saat Anies Baswedan Beri Keterangan

22 jam lalu

Politikus NasDem Sebut Kasus Formula E Clear saat Anies Baswedan Beri Keterangan

Sejumlah sumber Tempo mengungkapkan adanya upaya sistematis membuat Anies Baswedan sebagai tersangka dalam kasus Formula E.


Dugaan Upaya Kriminalisasi Anies Baswedan, NasDem: Jika Benar Membahayakan Demokrasi

23 jam lalu

Dugaan Upaya Kriminalisasi Anies Baswedan, NasDem: Jika Benar Membahayakan Demokrasi

Partai NasDem meminta KPK mengklarifikasi kabar soal upaya menjadikan Anies Baswedan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi Formula E.


Manuver Firli Menjegal Anies Baswedan

1 hari lalu

Manuver Firli Menjegal Anies Baswedan

Ketua KPK Firli Bahuri ditengarai meminta anak buahnya segera menetapkan Anies Baswedan menjadi tersangka korupsi ...


Harun Masiku Buron KPK Lebih 2 Tahun, Firli Bahuri Tak Tahu Kapan Tertangkap

1 hari lalu

Harun Masiku Buron KPK Lebih 2 Tahun, Firli Bahuri Tak Tahu Kapan Tertangkap

Lebih dari 2 tahun Harun Masiku jadi buron KPK, hingga kini kasusnya belum terang. Firli Bahuri menyebut tak tahu kapan politisi PDIP akan tertangkap


Pernah Viral Soal G30S TWK Pegawai KPK dan IM57+ Institute, Apa Maksudnya?

1 hari lalu

Pernah Viral Soal G30S TWK Pegawai KPK dan IM57+ Institute, Apa Maksudnya?

57 pegawai KPK yang dipecar pada 30 September 2021 mendirikan organisasi nirlaba bernama IM57+ Institue.


Satu Tahun Peristiwa G30S TWK, Kronologi Pemberhentian 57 Pegawai KPK

1 hari lalu

Satu Tahun Peristiwa G30S TWK, Kronologi Pemberhentian 57 Pegawai KPK

Setahun lalu, 57 pegawai KPK dipecat karena dianggap tidak lolosTWK. Pertisiwa ini pun dikenal sebagai G30S TWK.


Soal Kasus Lukas Enembe, Mahfud MD: Jika Tak Ada Penyalahgunaan, Saya Jamin Dia Tidak Diapa-apakan

1 hari lalu

Soal Kasus Lukas Enembe, Mahfud MD: Jika Tak Ada Penyalahgunaan, Saya Jamin Dia Tidak Diapa-apakan

Mahfud MD menjamin pemeriksaan Lukas Enembe sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku, termasuk memberikan perlindungan hukum kepadanya jika tak salah