Gerindra Utamakan Elektabilitas Saat Memilih Cawapres Prabowo

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Prabowo Subianto dalam acara Halal Bi Halal dengan kader Partai Gerindra di Palembang, Kamis, 21 Juni 2018. TEMPO/Ahmad Supardi

TEMPO.CO, Jakarta - Partai Gerindra mengutamakan elektabilitas dalam memilih calon wakil presiden (cawapres) untuk Prabowo Subianto di pemilihan presiden atau Pilpres 2019.

Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria mengatakan pendamping Prabowo harus mampu menambah perolehan suara. "Kalau orangnya pintar, populer, atau basisnya kuat tapi tidak menambah suara, kan juga berat," katanya di Workroom Coffee, Jakarta, Kamis, 12 Juli 2018.

Baca juga: PAN Lempar Sinyal Koalisi dengan Prabowo di Pilpres 2019

Riza menuturkan cawapres Prabowo juga tak mesti ahli pada bidang tertentu seperti hukum dan ekonomi. Untuk keahlian teknis, dia mengatakan masih ada tenaga ahli yang bisa direkrut untuk membantu. "Presiden dan wakil presiden itu yang penting ahli kepemimpinan, punya strong leadership," katanya.

Menurut Riza saat ini setidaknya sudah ada lima nama cawapres yang sedang dipertimbangkan untuk Prabowo. Nama cawapres itu didominasi tokoh partai politik. Riza menuturkan, dua di antaranya merupakan kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang masuk daftar sembilan cawapres pilihan PKS. Mereka adalah Ahmad Heryawan dan Faisal Assegaf.

Calon lainnya adalah Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan. Namanya muncul mengalahkan petinggi PAN lainnya yaitu Amien Rais dan Hatta Rajasa.

Baca juga: SBY Nilai Cawapres Jokowi dan Prabowo akan Ubah Kondisi Politik

Riza menuturkan nama Agus Harimurthi Yudhoyono dari Partai Demokrat juga muncul dalam bursa cawapres Prabowo. Menurut dia, partai pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono itu akan merapatkan barisan.

Calon pendamping Prabowo lainnya yang berpeluang adalah Anies Baswedan. Riza menuturkan, nama Gubernur DKI Jakarta itu muncul sebagai perwakilan non partai. "Dari sekian nama yang tadinya ada Gatot Nurmantyo, Mahfud MD, dan belakangan Chairul Tanjung, saya kira sudah mengerucut tinggal nama Anies," katanya.

Riza mengatakan Partai Gerindra akan menentukan pendamping Prabowo dalam waktu dekat. Menurut dia cawapres Prabowo akan ditentukan dengan musyawarah partai koalisi pendukung Prabowo. Dalam tiga minggu ke depan, ujarnya, komunikasi akan terus dibangun.






Cenderamata Prabowo untuk Kapolri Listyo Sigit: Pistol G2 Elite

9 menit lalu

Cenderamata Prabowo untuk Kapolri Listyo Sigit: Pistol G2 Elite

Menhan Prabowo Subianto menyambangi Mabes Polri dan bertemu dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Dia menyerahkan cenderamata berupa pistol.


Prabowo Dukung Andika Turunkan Syarat Tinggi Badan Calon Taruna Akmil

16 jam lalu

Prabowo Dukung Andika Turunkan Syarat Tinggi Badan Calon Taruna Akmil

Prabowo menilai TNI memang harus menyesuaikan syarat tinggi badan tersebut dengan kondisi daerah masing-masing dan suku yang berlainan.


Bicara Peta Pilpres 2024, Cak Imin Tak Mau Model Konflik Pemilu 2019 Terulang

1 hari lalu

Bicara Peta Pilpres 2024, Cak Imin Tak Mau Model Konflik Pemilu 2019 Terulang

Cak Imin mendorong agar model-model konflik di masyarakat yang sempat terjadi pada Pemilu 2019 silam tak terulang lagi.


Soal Peluang Jadi Cawapres Prabowo atau Puan, Cak Imin: Nanti Kita Bicarakan Tuntas

1 hari lalu

Soal Peluang Jadi Cawapres Prabowo atau Puan, Cak Imin: Nanti Kita Bicarakan Tuntas

Saat ini, kata Cak Imin, koalisi yang dibangun antara Partai Gerindra dan PKB terus mengalir dan diisi dengan sejumlah aktivitas.


Wacana Duet Prabowo-Jokowi, Gerindra: Bagi Kami Ini Kehormatan

1 hari lalu

Wacana Duet Prabowo-Jokowi, Gerindra: Bagi Kami Ini Kehormatan

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani menyerahkan soal gugatan Sekber Prabowo-Jokowi kepada keputusan Mahkamah Konstitusi.


Partai Gerindra Ungkap Cak Imin Sosok Paling Potensial Jadi Wakil Prabowo

1 hari lalu

Partai Gerindra Ungkap Cak Imin Sosok Paling Potensial Jadi Wakil Prabowo

Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, menjadi kandidat terkuat untuk mendampingi Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, di Pilpres 2024


PDIP Ungkap Tak Bisa Menolak Keinginan Cak Imin Jadi Wapres Puan Maharani

1 hari lalu

PDIP Ungkap Tak Bisa Menolak Keinginan Cak Imin Jadi Wapres Puan Maharani

Said Abdullah, mengaku menghargai wacana duet Puan Maharani dengan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin pada Pilpres 2024.


Gugatan Sekber Prabowo-Jokowi, PDIP Sebut Jokowi Tidak Gila Kekuasaan

1 hari lalu

Gugatan Sekber Prabowo-Jokowi, PDIP Sebut Jokowi Tidak Gila Kekuasaan

Sekber mengajukan gugatan judicial review atas Pasal 169 huruf n UU Pemilu untuk merealisasikan agar Prabowo-Jokowi bisa maju Pilpres 2024


Jelang Pemilu 2024, Inilah 3 Parpol yang Saling Mengklaim sebagai Partai Wong Cilik

2 hari lalu

Jelang Pemilu 2024, Inilah 3 Parpol yang Saling Mengklaim sebagai Partai Wong Cilik

Menuju Pemilu 2024, setidaknya ada tiga parpol yang mengklaim sebagai partai wong cilik, Siapa saja mereka?


Peluang Duet Puan - Cak Imin, PKB: Harus Ngobrol Lagi dengan Prabowo

2 hari lalu

Peluang Duet Puan - Cak Imin, PKB: Harus Ngobrol Lagi dengan Prabowo

Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid, menyebut maksud Cak Imin mendoakan Puan untuk membesarkan hati Ketua DPP PDIP tersebut.