Tahun Politik, Ketua MPR Ajak LDII Ikut Jaga Persatuan

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua MPR Zulkifli Hasan saat menghadiri Silaturahmi Syawal 1439 H di Kantor Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), Jakarta, 12 Juli 2018.

    Ketua MPR Zulkifli Hasan saat menghadiri Silaturahmi Syawal 1439 H di Kantor Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), Jakarta, 12 Juli 2018.

    INFO NASIONAL-- Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan menghadiri silaturahmi syawal 1439 Hijriah di kantor Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). Zulhasan, panggilan akrab Zulkifli, mengatakan, bila negara kita ingin kuat, yang perlu dilakukan adalah kembali ke cita-cita Indonesia merdeka, yang telah disepakati para pendiri bangsa. "Kita merdeka agar bisa bersatu," ujarnya saat memberikan ceramah di kantor LDII, Jakarta, Kamis, 12 Juli 2018.

    Setelah bersatu, menurut Zulkifli, bangsa ini bisa berdaulat. Dalam kedaulatan itulah, keadilan bisa tercipta. "Setelah itu, baru kita bisa setara dengan bangsa yang lain," katanya. "Dari semua itu, maka keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia otomatis akan tercipta," ujarnya.

    Untuk melaksanakan apa yang diinginkan tersebut, Zulkifli menyebut ada empat hal yang harus dijadikan landasan operasional. "Bila empat hal itu dilakukan, Indonesia aman," tuturnya.

    Disebut bangsa ini bersumpah untuk melindungi seluruh tumpah darahnya. Bangsa ini harus berpihak kepada rakyat. "Kedaulatan tak bisa ditawar-tawar," ujarnya.

    Selain melindungi tumpah darah, pria asal Lampung itu menyebut bangsa ini harus mencerdaskan kehidupan bangsa. Untuk itu, dirinya menegaskan tak boleh ada anak Indonesia yang tak sekolah. "Bila bangsa ini cerdas, kita tak kalah dengan bangsa lain," ucapnya. 

    Dua langkah selanjutnya yang perlu dilakukan pemerintah adalah menyejahterakan masyarakat dan ikut dalam ketertiban dunia. "Bila kita melaksanakan keempat landasan operasional tadi, Indonesia akan maju dan jaya," tuturnya.

    Dalam kesempatan tersebut, Zulkifli mengajak LDII untuk ikut menjaga persatuan pada tahun politik agar bisa aman. "Pilihan boleh beda, asal kita tetap saudara," ucapnya. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.