PAN Lempar Sinyal Koalisi dengan Prabowo di Pilpres 2019

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto berjabat tangan dengan Ketua MPR, yang juga Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, sebelum melakukan pertemuan tertutup di Jakarta, Senin 25 Juni 2018. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

TEMPO.CO, Jakarta - Partai Amanat Nasional (PAN) menyatakan siap jika Gerindra mengajak mereka berkoalisi dalam Pemilihan Presiden atau Pilpres 2019. "Kalau Gerindra besok atau lusa mengajak deklarasi, kami siap," kata Ketua Dewan Pimpinan Pusat PAN Yandri Susanto di Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis, 12 Juli 2018. "Kami sering berkomunikasi."

Baca: PKS Pastikan Berkoalisi dengan Gerindra di Pilpres 2019

Yandri mengatakan jika Gerindra dan PAN bergabung maka partai koalisi ini pun sudah memenuhi ambang batas 20 persen. Sehingga mereka sudah bisa mengusung calon presiden (capres) untuk Pilpres 2019.

Berdasarkan Pasal 222 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, partai atau gabungan partai politik harus mengantongi 20 persen kursi DPR atau 25 persen suara sah nasional untuk bisa mengusung pasangan capres dan cawapres pada Pilpres 2019. Merujuk pada aturan ini, koalisi Gerindra dan PAN sudah cukup untuk mengusung capres dan cawapres. Sebab, Gerindra memiliki 13 persen sedangkan PAN mengantongi 8,6 persen suara di DPR.

Baca juga: PKB Beri Sinyal Segera Merapat ke Koalisi Jokowi

Yandri mengatakan PAN tidak mempersoalkan jika kader mereka tak diambil sebagai capres atau cawapres. Bagi PAN, kata Yandri, yang terpenting, semua partai tidak saling memaksakan ego. "Yang dibahas dalam koalisi kan bukan hanya capres cawapres saja, tapi ada portofolio menteri dan sebagainya," kata Yandri.

Tetapi, Yandri optimistis kadernya akan dipilih koalisi. Mereka menyorongkan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dalam Pilpres 2019.

Sebelumnya, Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera juga memastikan jika partainya akan berkoalisi dengan Partai Gerindra dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2019. "Insya Allah PKS bersama-sama dengan Gerindra," ujar Mardani di Kompleks Parlemen, Senayan pada Kamis, 12 Juli 2018.

Simak juga: Jelang Pilpres 2019, Demokrat: Kami Tidak akan Netral

Mardani, berharap PAN dan Partai Demokrat juga ikut bergabung. Dia menjelaskan, pekan depan Gerindra bersama PKS dan juga PAN akan duduk bersama membahas partai koalisi di Pilpres 2019. "Walaupun mungkin belum final belum jelas siapa orangnya, siapa partainya, kapan mau deklarasinya, figurnya belakangan," ujar Mardani.






Prabowo Dukung Andika Turunkan Syarat Tinggi Badan Calon Taruna Akmil

16 jam lalu

Prabowo Dukung Andika Turunkan Syarat Tinggi Badan Calon Taruna Akmil

Prabowo menilai TNI memang harus menyesuaikan syarat tinggi badan tersebut dengan kondisi daerah masing-masing dan suku yang berlainan.


NasDem Sebut Deklarasi Koalisi dan Capres Partai Itu Digelar 10 November 2022

22 jam lalu

NasDem Sebut Deklarasi Koalisi dan Capres Partai Itu Digelar 10 November 2022

Partai NasDem menyebut pengumuman koalisi dan calon presiden yang akan diusung partai itu akan dilakukan pada 10 November 2022.


Bicara Peta Pilpres 2024, Cak Imin Tak Mau Model Konflik Pemilu 2019 Terulang

1 hari lalu

Bicara Peta Pilpres 2024, Cak Imin Tak Mau Model Konflik Pemilu 2019 Terulang

Cak Imin mendorong agar model-model konflik di masyarakat yang sempat terjadi pada Pemilu 2019 silam tak terulang lagi.


Soal Peluang Jadi Cawapres Prabowo atau Puan, Cak Imin: Nanti Kita Bicarakan Tuntas

1 hari lalu

Soal Peluang Jadi Cawapres Prabowo atau Puan, Cak Imin: Nanti Kita Bicarakan Tuntas

Saat ini, kata Cak Imin, koalisi yang dibangun antara Partai Gerindra dan PKB terus mengalir dan diisi dengan sejumlah aktivitas.


Koalisi Partai Politik, Apa Tujuan dan Pengaruhnya?

1 hari lalu

Koalisi Partai Politik, Apa Tujuan dan Pengaruhnya?

Pembentukan koalisi partai politik dilakukan dengan segala pertimbangan politis


Wacana Duet Prabowo-Jokowi, Gerindra: Bagi Kami Ini Kehormatan

1 hari lalu

Wacana Duet Prabowo-Jokowi, Gerindra: Bagi Kami Ini Kehormatan

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani menyerahkan soal gugatan Sekber Prabowo-Jokowi kepada keputusan Mahkamah Konstitusi.


Partai Gerindra Ungkap Cak Imin Sosok Paling Potensial Jadi Wakil Prabowo

1 hari lalu

Partai Gerindra Ungkap Cak Imin Sosok Paling Potensial Jadi Wakil Prabowo

Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, menjadi kandidat terkuat untuk mendampingi Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, di Pilpres 2024


PDIP Ungkap Tak Bisa Menolak Keinginan Cak Imin Jadi Wapres Puan Maharani

1 hari lalu

PDIP Ungkap Tak Bisa Menolak Keinginan Cak Imin Jadi Wapres Puan Maharani

Said Abdullah, mengaku menghargai wacana duet Puan Maharani dengan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin pada Pilpres 2024.


Gugatan Sekber Prabowo-Jokowi, PDIP Sebut Jokowi Tidak Gila Kekuasaan

1 hari lalu

Gugatan Sekber Prabowo-Jokowi, PDIP Sebut Jokowi Tidak Gila Kekuasaan

Sekber mengajukan gugatan judicial review atas Pasal 169 huruf n UU Pemilu untuk merealisasikan agar Prabowo-Jokowi bisa maju Pilpres 2024


Jelang Pemilu 2024, Inilah 3 Parpol yang Saling Mengklaim sebagai Partai Wong Cilik

2 hari lalu

Jelang Pemilu 2024, Inilah 3 Parpol yang Saling Mengklaim sebagai Partai Wong Cilik

Menuju Pemilu 2024, setidaknya ada tiga parpol yang mengklaim sebagai partai wong cilik, Siapa saja mereka?