Siswa-siswa Terbaik Indonesia akan Berlaga di Olimpiade Internasional

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Indonesia akan mengirimkan siswa-siswi terbaik tingkat sekolah
menengah atas (SMA) untuk berlaga di tiga olimpiade tingkat dunia, yakni olimpiade kimia,
debat, dan geografi.(foto: dok. Kemendikbud)

    Indonesia akan mengirimkan siswa-siswi terbaik tingkat sekolah menengah atas (SMA) untuk berlaga di tiga olimpiade tingkat dunia, yakni olimpiade kimia, debat, dan geografi.(foto: dok. Kemendikbud)

    INFO NASIONAL - Indonesia akan mengirimkan siswa-siswi terbaik tingkat sekolah menengah atas (SMA) untuk berlaga di lima olimpiade tingkat dunia, yakni Olimpiade Kimia, Debat, Geografi, Fisika dan Biologi.

    Untuk The50thIChO (International Chemistry Olympiad/IChO) tahun 2018, Indonesia akan mengirimkan empat siswa terbaiknya. Mereka adalah Abdullah Muqaddam dari MAN Insan Cendekia Serpong, Banten; Ong, Christoper Ivan Wijaya, SMA Kristen YSKI, Semarang, Jawa Tengah; RIzkiKurniawan, SMAN 1 Kota Metro, Lampung; Muhammad Syaiful Islam, SMA Cindera Mata Kota Bekasi, Jawa Barat. Olimpiade ini akan diadakan padal 19-29 Juli 2018 di Comenius University Bratislava, Slovakia dan University of Chemistry and Technology Prague, Czech Republic.

    Kompetisi 50th IChO tahun 2018 ini akan dikuti oleh siswa dari 76 negara dari seluruh dunia, ditambah 6 negara sebagai observer (tanpa mengikut-sertakan siswa) yaitu Ghana, Luxembourg, Mali, Qatar, Sri Lanka dan United Arab Emirates. Pembukaan 50th IChO tahun 2018 ini rencananya akan diadakan di Old Market Hall, Bratislava, Slovakia pada 20 Juli 2018. Tim Indonesia direncanakan berangkat ke Bratislava pada 17Juli 2018, dan kembali ke Indonesia pada Tanggal 30 Juli 2018.

    Sedang untuk World School Debating Championship (WSDC) yang merupakan agenda tahunan kejuaraan debat dunia tingkat SMA, setiap negara mengirimkan 1 tim yang terdiri atas lima debaters. Indonesia setiap tahun mengirimkan delegasi untuk berpartisipasi dalam salah satu perlombaan debat paling bergengsi di tingkat internasional ini. Pada tahun 2018, WSDC akan diselenggarakan di Zagreb, Kroasia, mulai 17-27 Juli 2018, dan akan diikuti oleh 66 negara.

    Tim Indonesia akan berdebat delapan kali menghadapi delapan negara di babak penyisihan. Lima siswa yang terpilih mewakili Indonesia di ajang WSDC 2018 adalah Muhammad Zufar Farhan Zuhdi (SMAN 8 Yogyakarta); Kelly Laurecia (SMAK 1 Penabur Jakarta); Evelyn Mulyono (SMAK Immanuel Pontianak); Cassia Tandiono (SPH Kemang Village); Swanny Wijaya (SMA Sutomo 1 Medan).

    Sementara di International Geography Olympiad (IGEO) yang ke-15 yang akan diselenggarakan di Quebec City, Kanada, pada 30 Juli hingga 7 Agustus 2018, Indonesia mengirimkan empat siswa terbaik. Mereka adalah Fernando, SMA Sutomo 1 Medan; Jamal Habibur Rahman, SMA Taruna Nusantara Magelang; M. Nadafa Isnain, SMA Kesatuan Bangsa Yogyakarta dan Rizky Amalia Wulandari, SMA Kharisma Bangsa Tangerang Selatan.

    Jumlah negara yang akan berkompetisi di ajang IGEO tahun ini diperkirakan berasal dari 57 negara. Jumlah ini meningkat dibandingkan IGEO 2017, yang diikuti 54 negara.

    Ajang Olimpiade Fisika Internasional (International Physics Olympiad/IPhO) tahun ini Indonesia akan mengirimkan tim terbaiknya. IPhO tahun ini adalah olimpiade Fisika tingkat dunia ke-49 yang akan diselenggarakan di Lisbon, Portugal dari tanggal 21-29 Juli 2018.

    Menurut panitia penyelenggara, saat ini 94 negara telah terdaftar untuk mengikuti kompetisi akbar fisika tahunan ini. Diantara negara-negara yang selalu ikut setiap tahunnya dalam olimpiade ini adalah Amerika Serikat, Inggris, Jepang, Israel, Rusia, German, Cina, Cuba, Bosnia & Herzegovina, Estonia, Macao, Taiwan, Vietnam, Korea Selatan, India, Malaysia dan Singapura. Tim Indonesia kali ini diwakili oleh 5 siswa yang berasal dari 5 provinsi yang berbeda, yakni Riau, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Yogyakarta dan Jawa Timur.

    International Biology Olympiad (IBO)  2018 akan diselenggarakan di Tehran, Iran pada tanggal 15-22 Juli 2018. Acara pembukaan akan dilaksanakan pada Minggu, 15 Juli 2018. Pada 17 Juli 2018, siswa peserta IBO akan melaksanakan tes praktikum yang meliputi 4 topik yaitu: 1) Biokimia dan Biomolekuler, 2) Anatomi,Sistematik dan Fisiologi, 3) Anatomi, Sistematik dan Fisiologi Hewan, dan 4) Evolusi, Ekologi dan Perilaku.

    Selanjutnya pada 19 Juli 2018, siswa akan mengerjakan 2 set soal teori yang masing-masing membutuhkan waktu 180 menit (3 jam). Sistem penilaian berdasarkan pada bobot yang sama antara tespraktikum dan tes teori. Semua kegiatan tes (praktikum dan teori) akan dilakukan di Universitas Tehran.

    Tim Olimpiade Biologi Indonesia 2018 akan diwakili oleh empat siswa SMA yaitu Syailendra Karuna Sugito (Siswa Kelas XII, SMA Semesta BBS Semarang, Jawa Tengah); Silingga Metta Jauhari (Siswa Kelas XII, SMAN 8 DKI Jakarta); Samuel Kevin Pasaribu (Siswa Kelas XI, SMA Unggul Del, Sumatera Utara) dan Aditya David Wirawan (Siswa Kelas X, SMAK 1 Petra Surabaya, Jawa Timur).

    Pengumuman hasil dan penganugerahan medali akan dilakukan saat Penutupan IBO 2018, Sabtu, 21 Juli 2018. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Baru OK Otrip, Jak Lingko Beroperasi 1 Oktober 2018

    Pemerintah DKI Jakarta meluncurkan transportasi massal terintegrasi, Jak Lingko pada 1 Oktober 2018. Jak Lingko adalah rebranding OK Otrip.