Minggu, 23 September 2018

PKS Pastikan Berkoalisi dengan Gerindra di Pilpres 2019

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bersiap bersepeda bersama Presiden PKS menuju kantor DPP PKS di Jakarta Selatan, 21 April 2018. TEMPO/TAUFIQ SIDDIQ

    Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bersiap bersepeda bersama Presiden PKS menuju kantor DPP PKS di Jakarta Selatan, 21 April 2018. TEMPO/TAUFIQ SIDDIQ

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera atau PKS Mardani Ali Sera memastikan jika partainya akan berkoalisi dengan Partai Gerindra dalam pemilihan presiden atau Pilpres 2019. "Insya Allah PKS bersama-sama dengan Gerindra," ujar Mardani di Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis, 12 Juli 2018.

    Dengan kursi Gerindra di DPR sebesar 13,04 persen dan PKS 7,14 persen, dua partai ini sudah memiliki tiket 20 persen untuk memajukan pasangan calon dalam Pilpres 2019. Namun, ujar Mardani, mereka masih berharap Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Demokrat ikut bergabung. "Komunikasi politik terus kami bangun," katanya.

    Baca juga: Politikus PKS Heran Partai Jagokan Anies Baswedan

    Mardani menjelaskan, pekan depan Gerindra bersama PKS  juga PAN akan duduk bersama membahas koalisi dalam Pilpres 2019. "Walaupun mungkin belum final, belum jelas siapa orangnya, siapa partainya, kapan mau deklarasinya, figurnya belakangan," ucapnya.

    Sampai saat ini, baru ada lima partai yang menyatakan bakal menyatakan sikap dan mendukung Presiden Joko Widodo atau Jokowi dalam Pilpres 2019. Kelima partai itu ialah PDIP, Partai Golkar, Partai Persatuan Pembangunan, Partai NasDem, serta Partai Hanura.

    Baca juga: PKS Soal Kalkulasi Tukar Posisi Cawapres dengan 5 Menteri

    Sementara itu kubu penantang Jokowi belum jelas terlihat. Partai Gerindra kukuh menyatakan akan kembali mengusung Prabowo Subianto. Sementara itu PAN dan PKS belum mengumumkan sikap kendati kerap tampak mesra dengan Gerindra. Di lain pihak, Partai Demokrat juga belum menunjukkan sikap mereka menjelang Pilpres 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Richard Muljadi Ditangkap Ketika Menghirup Kokain, Ini Bahayanya

    Richard Muljadi ditangkap polisi ketika menghirup kokain, narkotika asal Kolombia yang digemari pemakainya karena menyebabkan rasa gembira.