Selasa, 20 November 2018

KPK Periksa Politikus Gerindra Rindoko untuk Markus Nari

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Juru bicara KPK, Febri Diansyah saat konpers OTT Jombang di Gedung KPK, Jakarta, 4 Februari 2018. Uang untuk menyuap Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko berasal dari kutipan jasa pelayanan kesehatan atau dana kapitasi Puskesmas. TEMPO/Amston Probel

    Juru bicara KPK, Febri Diansyah saat konpers OTT Jombang di Gedung KPK, Jakarta, 4 Februari 2018. Uang untuk menyuap Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko berasal dari kutipan jasa pelayanan kesehatan atau dana kapitasi Puskesmas. TEMPO/Amston Probel

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari Partai Gerindra, Rindoko Handoko Wingit, dalam kasus korupsi kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP). Rindoko akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka sesama legislator Markus Nari.

    "Dia akan diperiksa sebagai saksi untuk MN," kata juru bicara KPK, Febri Diansyah, dalam keterangan tertulis, Kamis, 12 Juli 2018.

    Baca: Kasus E-KTP, KPK Periksa Chairuman Harahap untuk Markus Nari

    Saat proyek e-KTP berlangsung pada 2011-2013, Rindoko merupakan anggota Komisi Hukum DPR. Rindoko pernah diperiksa KPK sebagai saksi untuk sejumlah tersangka, antara lain Ketua DPR Setya Novanto. Dalam persidangan untuk terdakwa Andi Agustinus Narogong, Rindoko mengatakan pernah mendengar ada bagi-bagi uang e-KTP kepada Komisi Pemerintahan DPR.

    Dalam surat dakwaan untuk terdakwa dua eks pejabat Kementerian Dalam Negeri, Irman dan Sugiharto, Rindoko disebut menerima US$ 37 ribu, tapi dia membantah menerima uang itu.

    Baca: KPK Periksa Wakil Bendahara Umum Golkar untuk Markus Nari

    Adapun Markus Nari dalam perkara ini ditetapkan sebagai tersangka pada 19 Juli 2017. KPK menetapkannya sebagai tersangka setelah mencermati fakta persidangan Irman dan Sugiharto.

    KPK menyangka Markus Nari secara sengaja melawan hukum dan melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau sebuah korporasi dalam pengadaan e-KTP pada 2011-2013. Sebelumnya, Markus Nari juga berstatus tersangka dalam perkara menghalangi proses hukum kasus korupsi e-KTP.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Sisi Gelap Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman

    Kasus pembunuhan Jamal Khasoggi yang diduga dilakukan oleh Kerajaan Arab Saudi membuat dunia menyorot empat sisi gelap Mohammed bin Salman.