Senin, 19 November 2018

PDIP Bersiap Kemungkinan Partai Lain Evaluasi Dukungan ke Jokowi

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi mengajak para bupati se-Indonesia makan sate di beranda Istana Bogor |Tempo |Ahmad Faiz Sani

    Presiden Jokowi mengajak para bupati se-Indonesia makan sate di beranda Istana Bogor |Tempo |Ahmad Faiz Sani

    TEMPO.CO, Jakarta -Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Eriko Sortadurga mengatakan PDIP bersiap menghadapi kemungkinan adanya partai yang mengevaluasi dukungan kepada Joko Widodo atau Jokowi di pemilihan presiden (Pilpres 2019).

    "Kami dalam hal ini bersiap apa pun kondisi yang terjadi," kata Eriko di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 10 Juli 2018.

    Eriko menyampaikan hal ini menanggapi kemungkinan adanya partai yang tak jadi mendukung karena tak sepakat dengan calon wakil presiden yang digandeng Jokowi. Menurut Eriko, PDIP sudah memastikan mengusung Jokowi sebagai capres. Adapun ihwal cawapres, kata dia, akan dibahas bersama partai-partai pendukung.

    Baca : Sebelum Umumkan Cawapres, Begini Strategi Koalisi Jokowi

    "Buat PDIP adalah suatu keharusan Pak Jokowi menjadi capres, mengenai cawapres kita bicarakan bersama," kata Eriko.

    Saat ini, sudah ada lima partai yang menyatakan bakal mendukung Jokowi di pilpres 2019. Kelima partai itu ialah PDIP, Partai Golkar, Partai Persatuan Pembangunan, Partai
    NasDem, dan Partai Hanura.

    Prediksi ihwal pecahnya partai-partai pendukung ini kerap disampaikan oleh oposisi dan sejumlah pengamat politik. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Juliantono, misalnya, pernah mengatakan koalisi Jokowi berpotensi pecah karena berebut posisi cawapres.

    Sebab, Partai Golkar dan PPP sama-sama menyorongkan ketua umumnya, Airlangga Hartarto dan Muhammad Romahurmuziy sebagai cawapres Jokowi.

    Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar Muhammad Sarmuji pun sebelumnya menyampaikan, partainya menyiapkan antisipasi jika Airlangga tak dipilih sebagai cawapres. Sarmuji mengatakan Golkar siap melakukan negosiasi terkait jabatan politik, salah satunya portofolio menteri.

    Simak juga : Teka-teki Nama Cawapres Jokowi, PDIP: Hanya Megawati yang Tahu

    Eriko menilai wajar jika ada partai yang ancang-ancang mengevaluasi dukungan kepada Jokowi. "Wajar saja dalam saat seperti ini, karena sebenarnya politik itu kan gabungan dari situasi-situasi yang berkembang setiap hari dan itu sangat dinamis sekali," kata dia.

    Kendati begitu, Eriko mengaku PDIP enggan berspekulasi lebih lanjut perihal ini. Dia mengatakan pada intinya koalisi perlu dijalankan dengan ikhlas untuk memenangkan Jokowi di pilpres 2019. "Kalau kami prinsipnya kan koalisi mendukung dengan ikhlas dan dengan sungguh-sungguh untuk memenangkan Bapak Jokowi," ujar Eriko.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    21 November, Hari Pohon untuk Menghormati Julius Sterling Morton

    Para aktivis lingkungan dunia memperingati Hari Pohon setiap tanggal 21 November, peringatan yang dilakukan untuk menghormati Julius Sterling Morton.