UNS Lepas 3.073 Mahasiswa KKN ke Desa-desa di Seluruh Indonesia

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Jenderal Pengembangan Kawasan Transmigrasi (Dirjen PKT) M. Nurdin Melepas Mahasiswa KKN Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS), Selasa, 10 Juli 2018. (dok Kemendes PDTT)

    Direktur Jenderal Pengembangan Kawasan Transmigrasi (Dirjen PKT) M. Nurdin Melepas Mahasiswa KKN Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS), Selasa, 10 Juli 2018. (dok Kemendes PDTT)

    INFO NASIONAL - Direktur Jenderal Pengembangan Kawasan Transmigrasi (Dirjen PKT) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi M. Nurdin melepas mahasiswa KKN Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS), Selasa, 10 Juli 2018. 

    Dalam pidato pelepasannya, Nurdin mengatakan mahasiswa KKN sangat semangat untuk membantu percepatan dan pendampingan serta pemberdayaan desa secara tematik dan integratif. "Bila ada 4.000-an universitas yang melakukan KKN Tematik di desa-desa, khususnya desa tertinggal, maka akan sangat bermanfaat untuk kemajuan dan mendukung Nawacita ke-3," katanya.

    Seperti diketahui, Nawacita ke-3 merupakan agenda prioritas pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam pembangunan bangsa, yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan.

    UNS melalui Unit Pengelola KKN Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) memberangkatkan mahasiswa peserta KKN periode IX, yang disebar ke-17 kabupaten di Jawa Tengah, 6 kabupaten di Jawa Timur, 2 kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta, 3 kabupaten di Jawa Barat, dan 25 kabupaten di luar Pulau Jawa. 

    Jumlah total lokasi yang digunakan dalam pelaksanaan KKN periode IX mencakup 301 desa, 84 kecamatan, 55 kabupaten, dan 16 provinsi, baik di Jawa maupun luar Jawa. "Pada periode ini, UNS memberangkatkan 3.073 mahasiswa dan 151 dosen pembimbing lapangan," kata Ketua LPPM UNS Sulistyo Saputro. 

    Dari jumlah tersebut, yang akan disebar di Pulau Jawa sebanyak 2.560 mahasiswa dengan rincian 28 kabupaten, 55 kecamatan, dan 271 desa. Sedangkan 513 mahasiswa melaksanakan KKN di luar Jawa yang tersebar di 25 kabupaten, 28 kecamatan, dan 33 desa.

    Di Jawa Tengah KKN UNS berbasis kemitraan meliputi Kabupaten Semarang, Wonosobo, Temanggung, Cilacap, Pemalang, Pangandaran, Klaten dan Karanganyar. "KKN berbasis kemitraan ini adalah KKN dengan tema yang berasal dari penelitian dosen, lokasi di luar reguler, dan kerja sama dengan pemerintah daerah, serta pembiayaan dari program Dikti maupun kompetisi PNBP UNS," ujar Sulistyo.

    Sedangkan KKN berbasis lokasi di Provinsi Jawa Tengah pada periode ini dilaksanakan di Kabupaten Pati dan Grobogan.

    Di Jawa Timur, tesebar di 50 desa di tiga kabupaten, yakni Pacitan, Ngawi, dan Magetan. Ada pula KKN mandiri sebanyak 13 desa di Kabupaten Banyuwangi, Malang, serta Gresik.

    513 mahasiswa ditempatkan di luar Pulau Jawa, meliputi Provinsi Belitung Timur, Sulawesi Tenggara, Nusa Tenggara Barat, Papua, Nusa Tenggara Timur, Maluku, Maluku Utara, Lampung, Sulawesi Selatan, dan Bali.

    Di samping itu, tujuh mahasiswa UNS juga ikut dalam kontingen KKN Kebangsaan ke Provinsi Lampung. Ada pula KKN ke lahan gambut bekerja sama dengan Badan Reservasi Gambut Nasional yang diikuti tiga mahasiswa, yang dilaksanakan pada 15 April–15 Mei 2018, di Kepulauan Riau. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.