Abraham Samad: Terserah NasDem, Saya Cocok Capres atau Cawapres

Abraham Samad memberikan keterangan pers setelah deklarasi calon presiden di Pantai Losari Makassar, Sulawesi Selatan, 7 Mei 2018. TEMPO/Iqbal Lubis

TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad mengatakan tak akan menolak apabila didorong mengikuti pemilihan presiden 2019. Abraham menyatakan siap jika diajukan sebagai calon presiden ataupun wakil presiden.

"Kalau masyarakat mengharapkan saya maju menjadi presiden atau wakil presiden maka itu menjadi kewajiban konstitusi saya," kata Abraham di kantor Dewan Pengurus Pusat Partai Nasdem, Gondangdia, Jakarta Pusat, Selasa, 10 Juli 2018.

Baca:
Sinyal Abraham Samad untuk Maju di Pilpres 2019
Abraham Samad: Kasus Terbanyak di KPK ...

Abraham pun mengaku memiliki gagasan yang akan dia bawa dalam kontestasi pilpres nanti. Gagasan itu juga dia sampaikan kepada Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dalam pertemuan yang berlangsung di DPP Partai Nasdem hari ini.

Abraham berujar, gagasan itu terkait dengan pentingnya menentukan arah kepentingan nasional dalam pembangunan bangsa. Kata dia, setiap pemimpin harus menetapkan arah kepentingan nasional ini terlebih dulu agar bisa menentukan target-target pembangunan dan merampungkannya.

"Kalau kita tidak menetapkan pertama-tama national interest, maka nanti arah kebijakan dan visi bangsa itu tidak jelas. Itu yang tadi saya bicarakan dengan Pak Surya," kata Abraham.

Abraham mengatakan, dia juga menawarkan gagasan itu kepada partai lain. Sebelumnya, Abraham menemui pimpinan Partai Keadilan Sejahtera pada Kamis, 24 Mei lalu. Ketika itu, Abraham berujar bahwa dia siap bersaing dengan sembilan nama kader PKS untuk diusung sebagai calon wakil presiden.

"Gini, kami tadi berbicara tentang sebuah gagasan dulu, tentang sebuah visi ke depan, itu yang penting kan," kata dia.

Adapun respons Surya Paloh, kata Abraham, yakni justru menanyai dia lebih siap menjadi capres atau cawapres. Abraham pun berujar dia mengembalikan keputusan itu kepada Surya Paloh dan Partai Nasdem. "Terserah Nasdem memposisikan saya cocok jadi presiden atau wakil presiden," kata dia.

Baca juga: Mengapa Abraham Samad Ogah Jadi Menteri, Pilih Cawapres?

Surya Paloh sebelumnya mengatakan tak ada salahnya Abraham Samad dinominasikan sebagai calon wakil presiden untuk mendampingi Joko Widodo di pilpres 2019. Surya Paoh berujar, dia bisa saja mengajukan Abraham kepada Jokowi. Namun, dia menegaskan bahwa persoalan cawapres merupakan hak prerogatif Jokowi sebagai calon presiden. Dia pun meyakini Jokowi sudah benar-benar mengantongi nama cawapresnya.

"Kalau memang saya rasa dia tepat, bisa saja saya ajukan kepada Jokowi, enggak ada salahnya. Tapi itu kan haknya Jokowi, saya yakin beliau sudah punya cawapresnya," kata Surya Paloh.






Partai Demokrat dan Partai NasDem Ungkap Alasan Belum Umumkan Koalisi

6 hari lalu

Partai Demokrat dan Partai NasDem Ungkap Alasan Belum Umumkan Koalisi

Partai Demokrat dan Partai NasDem menyatakan peluang koalisi mereka segera terbentuk cukup besar.


Pendukung Anies Baswedan Kritik Langkah Presiden Jokowi Dukung Prabowo Subianto

8 hari lalu

Pendukung Anies Baswedan Kritik Langkah Presiden Jokowi Dukung Prabowo Subianto

Pendukung Anies Baswedan menilai langkah Presiden Jokowi mendukung Prabowo Subianto tidak layak.


Anies Siap Maju Capres, NasDem: Proses Penentuan Capres Masih Panjang

10 hari lalu

Anies Siap Maju Capres, NasDem: Proses Penentuan Capres Masih Panjang

Sekjen NasDem Johnny Gerrad Plate mengatakan partainya belum mengerucutkan satu nama capres meski Anies Baswedan sudah menyatakan kesiapannya.


Soal Anies Baswedan Siap Maju Capres, Sekjen Nasdem : Sekedar Calon Gampang, Bisa Menang Gak?

10 hari lalu

Soal Anies Baswedan Siap Maju Capres, Sekjen Nasdem : Sekedar Calon Gampang, Bisa Menang Gak?

Sekjen Nasdem Jhonnya G Plate menyatakan partainya tak mau buru-buru memutuskan nama Anies Baswedan sebagai calon presiden mereka.


Soal Foto Surya Paloh dengan Anies Baswedan dan AHY, Ini Kata Nasdem

10 hari lalu

Soal Foto Surya Paloh dengan Anies Baswedan dan AHY, Ini Kata Nasdem

Waketum Nasdem Ahmad Ali menegaskan belum ada kepastian partainya akan mengusung Anies Baswedan dan AHY pada Pilpres 2024


Jumpa AHY, Surya Paloh, Jusuf Kalla, dan Ahmad Syaikhu, Anies Baswedan: Ngobrol Ngalor-ngidul

10 hari lalu

Jumpa AHY, Surya Paloh, Jusuf Kalla, dan Ahmad Syaikhu, Anies Baswedan: Ngobrol Ngalor-ngidul

Anies Baswedan membahas beragam isu termasuk soal politik saat bertemu tiga ketua umum partai politik.


Anies Baswedan Sebut Tak Sengaja Jumpa Ahok, Tanya Kabar Keluarga dan Cerita Lain

10 hari lalu

Anies Baswedan Sebut Tak Sengaja Jumpa Ahok, Tanya Kabar Keluarga dan Cerita Lain

Anies Baswedan menyebut tak sengaja bertemu dengan mantan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di hotel yang sama.


Beredar Foto Surya Paloh, Syaikhu, JK Bersama Anies Baswedan dan AHY

10 hari lalu

Beredar Foto Surya Paloh, Syaikhu, JK Bersama Anies Baswedan dan AHY

Anies Baswedan menyatakan siap maju sebagai calon presiden dalam Pemilu 2024.


Anies Baswedan Bertemu Presiden PKS, AHY Demokrat, Surya Paloh Nasdem, dan Jusuf Kalla

11 hari lalu

Anies Baswedan Bertemu Presiden PKS, AHY Demokrat, Surya Paloh Nasdem, dan Jusuf Kalla

Anies Baswedan tak menjawab ketika ditanya apakah membahas soal pemilihan presiden (Pilpres) 2024 ketika bertemu 3 pimpinan partai politik.


Surya Paloh Sesalkan Penolakan Pendirian Gereja di Cilegon

18 hari lalu

Surya Paloh Sesalkan Penolakan Pendirian Gereja di Cilegon

Surya Paloh mendesak pemerintah Kota Cilegon segera membuka ruang dialog untuk menyelesaikan masalah penolakan pendirian gereja.