Selasa, 17 September 2019

Majelis Syuro PKS Belum Putuskan Anies Baswedan Maju Capres

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melantik wali kota Jakarta, Bupati Kepulauan Seribu, dan pejabat tinggi DKI di Balai Kota Jakarta, 5 Juli 2018. Tempo/Amston Probel

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melantik wali kota Jakarta, Bupati Kepulauan Seribu, dan pejabat tinggi DKI di Balai Kota Jakarta, 5 Juli 2018. Tempo/Amston Probel

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera tak menampik bahwa ada opsi untuk mengusung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan maju menjadi calon presiden di pemilu 2019 muncul di internal partai. Namun ia menegaskan hal itu belum menjadi keputusan final PKS.

    "Karena belum ada keputusan Majelis Syuro PKS. Pengambil keputusan di Majelis Syuro," ujar Mardani di Universitas Al-Azhar, Jakarta, Selasa, 10 Juli 2018.

    Baca: Presiden PKS: Anies Baswedan Berpeluang Tinggi Menang di Pilpres

    Wacana untuk mengusung Anies Baswedan menjadi capres pertama kali dilontarkan oleh Presiden PKS Sohibul Iman. Menurut Sohibul, sejumlah kader partainya ingin Gubernur DKI itu menjadi lawan Joko Widodo atau Jokowi yang akan maju kembali dalam pilpres 2019.

    Sohibul menuturkan wacana itu muncul karena adanya dinamika di lapangan dan dari aspirasi kader partai yang disampaikan melalui Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid. "Semua aspirasi tentu akan dipertimbangkan di Majelis Syuro," ujarnya saat ditemui di kantor DPP PKS, Jakarta, akhir Juni lalu.

    Mardani meyakini bahwa wacana yang disampaikan Presiden PKS itu dilontarkan setelah mendapatkan banyak masukan dari kader. "Kalau Pak Sohibul Iman yang mengemukakan, mestinya posisinya (Anies) kuat ya," ucapnya.

    Baca: Antara Gubernur dan Pilpres, Anies Baswedan Bilang Begini

    Majelis Syuro PKS sebelumnya telah mengajukan sembilan nama kadernya untuk diusulkan maju pilpres 2019. Sembilan nama itu adalah Ahmad Heryawan, Hidayat Nur Wahid, Anis Matta, Irwan Prayitno, Sohibul Iman, Salim Segaf Al Jufri, Tifatul Sembiring, Al Muzzammil Yusuf, dan Mardani Ali Sera. Nama Anies tidak masuk karena dia bukan kader PKS.

    Pengajuan Anies menjadi capres masih dibahas PKS dengan koalisinya Partai Gerindra. Adapun, Gerindra sendiri ingin Prabowo Subianto maju sebagai capres dalam pemilu nanti.

    PKS juga mewacanakan Anies Baswedan berpasangan dengan Aher dalam pilpres 2019. Namun PKS masih belum setuju Anies Baswedan maju pilpres menjadi cawapres yang digandeng Prabowo.

    DEWI NURITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Google Doodle, Memperingati Chrisye Pelantun Lilin-Lilin Kecil

    Jika Anda sempat membuka mesin pencari Google pada 16 September 2019, di halaman utama muncul gambar seorang pria memetik gitar. Pria itu Chrisye.