Diusung Jadi Cawapres Jokowi, Wiranto: Fokus Jadi Menko Polhukam

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto saat memberikan keterangan kepada awak media soal polemik Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP) di kantornya, Rabu, 6 Juni 2018. TEMPO/Syafiul Hadi

    Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto saat memberikan keterangan kepada awak media soal polemik Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP) di kantornya, Rabu, 6 Juni 2018. TEMPO/Syafiul Hadi

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan atau Menko Polhukam Wiranto mengatakan tidak mengikuti bursa calon wakil presiden atau cawapres Jokowi atau siapapun. Dia memilih berfokus menyelesaikan tugasnya sebagai menteri.

    "Dari dulu saya mengatakan tidak ikut bursa manapun," kata dia di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Selasa, 10 Juli 2018. Bursa biar saja beredar, tapi ia akan tetap berkonsentrasi menyelesaikan tugas sebagai Menkopolhukam. “Untuk mengawal negeri ini masuk ke berbagai event penting.”

    Baca:
    Ketua PPP Sebut Maruf Amin Salah Satu Kandidat Cawapres Jokowi
    Soal Cawapres Jokowi, Wiranto: Enggak Usah Ribut

    Nama Wiranto disebut sebagai cawapres Jokowi dari Partai Hanura. Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang mengumumkan Ketua Dewan Pembina Partai Hanura itu untuk menjadi wakil presiden yang akan diusung partai.

    "Sudah pantas saya mengatakan Pak Wiranto adalah calon saya menjadi wakil presiden," ujarnya ketika memberi sambutan dalam peluncuran nomor urut partai di rumah pribadinya, Kamis, 22 Februari 2018.

    Setelah mendeklarasikan Wiranto, dia memita kadernya untuk berdiri dan menyatakan Wiranto sebagai cawapres. Ia memerintahkan para kader Hanura memasang foto Wiranto di tiap ranting-ranting, sebagai wujud dukungan penuh dari partai.

    Baca:
    Cawapres Jokowi Diprediksi dari Kalangan ...
    Surya Paloh Mengaku Belum Tahu Siapa Cawapres Jokowi

    Jokowi sudah mengantongi 10 nama cawapres. Ketua Umum Partai Perjuangan Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyatakan nama cawapres Jokowi pilihan akan ditentukan dalam waktu dekat.

    Pengumuman dilakukan pada momentum tepat, dan dalam cuaca yang cerah, secerah ketika matahari terbit dari timur. Jadi tunggu saja dan sabar." Megawati menyampaikannya melalui keterangan tertulis, Senin, 9 Juli 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Pasal-Pasal yang Diduga Bermasalah di Revisi UU KPK

    Banyak pasal dalam perubahan kedua Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, atau Revisi UU KPK, yang disahkan DPR, berpotensi melemahkan KPK.