Selasa, 17 September 2019

Soal Cawapres Jokowi, Wiranto: Enggak Usah Ribut

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi (ketiga kanan) didampingi Menkopolhukam Wiranto dan Kepala BIN Budi Gunawan, menyampaikan keterangan mengenai insiden Mako Brimob di Istana Bogor, 10 Mei 2018. Kelima anggota polisi yang tewas antara lain Inspektur Satu Luar Biasa Anumerta Yudi Raspuji, Ajun Inspektur Dua Luar Biasa Anumerta Deni Seadi, Brigadir Luar Biasa Anumerta Sandi Setyo Nugroho, Brigadir Satu Luar Biasa Anumerta Sukron Fadli, dan Brigadir Satu Luar Biasa Anumerta Wahyu Catur Pamingkas. ANTARA/Puspa Perwitasari

    Presiden Jokowi (ketiga kanan) didampingi Menkopolhukam Wiranto dan Kepala BIN Budi Gunawan, menyampaikan keterangan mengenai insiden Mako Brimob di Istana Bogor, 10 Mei 2018. Kelima anggota polisi yang tewas antara lain Inspektur Satu Luar Biasa Anumerta Yudi Raspuji, Ajun Inspektur Dua Luar Biasa Anumerta Deni Seadi, Brigadir Luar Biasa Anumerta Sandi Setyo Nugroho, Brigadir Satu Luar Biasa Anumerta Sukron Fadli, dan Brigadir Satu Luar Biasa Anumerta Wahyu Catur Pamingkas. ANTARA/Puspa Perwitasari

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto berharap calon wakil presiden Joko Widodo (cawapres Jokowi) mampu memahami dan mengimbangi cara kerja Jokowi.

    Wiranto mengatakan Jokowi memiliki cara kerja yang khas. "Beliau sering turun ke bawah. Bukan untuk aksi-aksian tapi untuk mendengarkan suara rakyat seperti apa, harapan rakyat seperti apa," kata Wiranto di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Selasa, 10 Juli 2018.

    Baca: Ada Pensiunan TNI Sampai Politikus, Siapa Cawapres Jokowi?

    Dari hasil blusukan itu, Jokowi sering menghasilkan kebijakan dan terobosan yang mengacu kepada keinginan masyarakat. Makanya Mantan Gubernur DKI Jakarta itu jadi memiliki bahan lengkap untuk dibahas dengan para menterinya saat rapat terbatas.

    Soal siapa cawapresnya, Ketua Dewan Pengarah Partai Hanura itu menyatakan tak mau berkomentar. Ia meminta masyarakat tak perlu ribut soal pendamping Jokowi. "Kita enggak usah ribut karena beliau yang menentukan," ujarnya.

    Baca: Surya Paloh Mengaku Belum Tahu Siapa Cawapres Jokowi

    Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri sebelumnya menyatakan nama cawapres Jokowi sudah mengerucut. Namanya akan diumumkan dalam waktu dekat. “Pengumuman dilakukan pada momentum tepat, dan dalam cuaca yang cerah, secerah ketika matahari terbit dari timur. Jadi tunggu saja dan sabar," ujarnya seperti dilansir keterangan tertulis, Senin, 9 Juli 2018.

    Ketua Umum Partai Persatuan (PPP) Muhammad Romahurmuziy atau biasa disapa Romi sebelumnya mengatakan terdapat 10 nama yang bakal menjadi cawapres Jokowi. Dia tidak bersedia menyebut 10 nama tersebut. Namun dia menyatakan sosok tersebut memiliki beragam latar belakang. “Ada yang purnawirawan TNI, politikus, tokoh masyarakat, hingga cendikiawan,” kata dia.

    Baca: Cawapres Jokowi, Pengamat: Peluang Kandidat Non Partai Tinggi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Profil Ketua KPK Firli Bahuri dan Empat Wakilnya yang Dipilih DPR

    Lima calon terpilih menjadi pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi untuk periode 2019-2023. Firli Bahuri terpilih menjadi Ketua KPK.