Minggu, 22 September 2019

Alumni UI Gelar Diskusi Soal Radikalisme di Kampus-kampus

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • (Kiri ke Kanan) Sidney Jones, Iriani Sophiaan, dan Azyumardi Azra dalam diskusi publik terkait radikalisme di Jakarta Selatan, 10 Juli 2018. TEMPO/Ryan Dwiky Anggriawan

    (Kiri ke Kanan) Sidney Jones, Iriani Sophiaan, dan Azyumardi Azra dalam diskusi publik terkait radikalisme di Jakarta Selatan, 10 Juli 2018. TEMPO/Ryan Dwiky Anggriawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Forum Bela Negara Alumni Universitas Indonesia (BARA UI) mengadakan diskusi publik dengan tema 'Memahami Semarak Radikalisme di kampus-kampus PTN dan Dampaknya bagi masa depan NKRI' di Financial Hall, Graha CIMB, Jakarta Selatan pada Selasa, 10 Juli 2018.

    Hadir sebagai pembicara dalam forum diskusi ini adalah Azyumardi Azra dan Sidney Jones. Panitia sebelumnya berusaha mengundang perwakilan dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), tetapi mereka tidak ada yang datang karena berbenturan jadwal.

    Baca: Universitas Paramadina: Rilis Radikalisme Berdampak pada Kampus

    Azyumardi adalah cendekiawan muslim yang pernah menjabat sebagai rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta periode 1998-2006. Sementara, Sidney Jones merupakan seorang pakar serta peneliti terorisme di Asia tenggara.

    Iriani Sophiaan, ketua forum BARA UI, berharap dapat bergerak membela negara yang sedang sakit terserang virus radikalisme dan terorisme. Menurut dia, kondisi Indonesia ini dapat dikategorikan sebagai darurat radikalisme, bahkan darurat terorisme, tahapan lanjut dari radikalisme.

    "Kaum-kaum radikal semakin berani muncul ke permukaan, merasa kuat untuk menguasai panggung politik menunggangi pendukung-pendukung yang sebetulnya tak paham makna sesungguhnya dari gerakan para politikus radikalis itu," kata dia dalam sambutannya, Selasa, 10 Juli 2018.

    Baca: Wakapolri Bantah Ada Masjid yang Terpapar Paham Radikalisme

    BARA UI merupakan forum yang baru setahun ini dibentuk sebagai respons terhadap banyaknya kejadian berpaham radikalisme dan terorisme di Indonesia. Kelompok ini berkeinginan memukul balik barisan yang menjadi musuh Indonesia yang melawan Pancasila, UUD 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika.

    RYAN DWIKY ANGGRIAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi Diduga Terjerat Dana Hibah

    Perkara dugaan korupsi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi bermula dari operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada 18 Desembe