TGB Dukung Jokowi, Demokrat: Dia Masih Kader Partai

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden RI  Joko Widodo (tengah) didampingi Menteri BUMN Rini Soemarno (tiga kanan), Direktur Utama PT PLN Sofyan Basir (kanan) dan Gubernur NTB, M Zainul Majdi (kiri) saat meninjau pembangunan proyek

    Presiden RI Joko Widodo (tengah) didampingi Menteri BUMN Rini Soemarno (tiga kanan), Direktur Utama PT PLN Sofyan Basir (kanan) dan Gubernur NTB, M Zainul Majdi (kiri) saat meninjau pembangunan proyek "Mobile Power Plant" (MPP) 2x25 MW di areal PLTU Jeranjang, Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung, Lombok Barat, NTB, 11 Juni 2016. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Partai Demokrat belum membahas posisi Tuan Guru Bajang atau TGB Zainul Majdi, Gubernur Nusa Tenggara Barat yang mendukung Joko Widodo (Jokowi), di tubuh partai. Sebelumnya, TGB Zainul Majdi yang merupakan anggota Majelis Tinggi Demokrat menyatakan dukungan kepada Jokowi untuk maju sebagai Calon Presiden (Capres) dalam Pemilihan Presiden atau Pilpres 2019.

    "Kami belum bahas, yang jelas dia masih kader Demokrat," kata Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan, di Kuningan, Jakarta, Senin, 9 Juli 2018. Saat ditanya apakah TGB Zainul Majdi akan mendapat sanksi dari Demokrat, Syarief mengatakan, "Soal sanksi bukan bidang saya, tapi bidang kehormatan."

    Baca: TGB Zainul Majdi Sampaikan Alasannya Dukung Jokowi Dua Periode

    TGB Zainul Majdi menyatakan dukungannya kepada Jokowi. Dukungan itu disampaikan melalui foto yang tersebar melalui aplikasi perpesanan dan media sosial. Dalam foto itu, tampak TGB bersama Jokowi, disertai tulisan "Kemaslahatan bangsa, umat, dan akal sehat jadi pertimbangan. Beliau layak dan pantas diberi kesempatan dua periode. TGB, Jakarta, 4 Juli 2018.

    Dukungan tersebut santer dibicarakan sebab TGB mendukung Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa dalam pemilihan presiden 2014. Bahkan, kala itu, Prabowo-Hatta menang telak di NTB. Keduanya mendapatkan 70 persen suara di NTB.

    Simak juga: Dukung Jokowi, TGB : Bangun NTB Saja Dua Periode

    Menurut TGB, perubahan arah dukungan itu tak serta terjadi tiba-tiba saat ini. TGB menilai program-program Jokowi tak akan rampung dalam satu periode pemerintahan. Ia ingin memberikan kesempatan kepada Jokowi dalam Pilpres 2019 untuk merampungkan program-programnya. "Saya merasakan tidak cukup lima tahun mengeksekusi keutuhan visi misi program. Jadi butuh waktu yang relatif cukuplah, dua periode," kata TGB kepada Tempo, Kamis, 5 Juli 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kepolisian Menetapkan Empat Perusahaan Tersangka Kasus Karhutla

    Kepolisian sudah menetapkan 185 orang dan empat perusahaan sebagai tersangka karena diduga terlibat peristiwa kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.