72 Tahun BNI, Semakin Digital

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) RI Rini M Soemarno dan Direktur Utama BNI Achmad Baiquni di perayaan HUT BNI ke-72 di Jakarta, Minggu, 8 Juli 2018.

    Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) RI Rini M Soemarno dan Direktur Utama BNI Achmad Baiquni di perayaan HUT BNI ke-72 di Jakarta, Minggu, 8 Juli 2018.

    INFO NASIONAL - Ini adalah babak baru bagi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI untuk melangkah maju dengan misi “BNItuDigital”. Bank pelat merah ini pernah menjadi bank sentral pada masa awal kemerdekaan RI. Di era digital saat ini BNI pun meninggalkan perbankan tradisional, menjadi beyond traditional bank, entitas penyedia jasa keuangan yang memberikan pelayanan serba digital. 

    Digital di sini bukan sekadar pelayanan yang serba elektronis. Digital yang diusung BNI adalah pelayanan yang memiliki semangat semakin memudahkan masyarakat. Semakin akurat data transaksinya, semakin tepat nasabah pengguna produknya, semakin cepat distribusinya, semakin aman, dan semakin mampu menembus setiap batasan yang menghalangi orang untuk bertransaksi di bank. Itulah inti program percepatan literasi keuangan yang terus bergelora di dalam BNI, sejak lahir hingga saat ini.

    Semangat melayani secara digital itu kembali mengemuka saat BNI merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 di Jakarta dan kantor-kantor wilayah lain di seluruh Indonesia, Minggu, 8 Juli 2018. Hadir pada perayaan HUT di Jakarta Direktur Utama BNI Achmad Baiquni.

    Saat era disrupsi teknologi berlangsung, BNI dengan cepat berbenah untuk menyesuaikan diri melalui transformasi digital, mulai dari perbaikan proses internal, mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang melek teknologi, hingga menawarkan berbagai layanan dan produk elektronik serta digital kepada nasabah. Produk digital yang disiapkan mulai dari mobile banking, digital loan, mobile remittance, chat banking hingga aplikasi pembayaran berbasis QR Code, Yap!(your all payment)

    “Transformasi menuju layanan digital adalah keharusan, karena tuntutan dan juga tantangan untuk menjadi bank yang tetap relevan serta dapat menawarkan solusi layanan yang serba cepat, fleksibel, dan mobile kepada nasabahnya. Karena itulah, sejalan dengan gerakan transformasi tersebut, sebagai tema HUT ke 72 tahun kali ini dipilihlah tagline “BNItuDigital”,” papar Baiquni.

    Achmad Baiquni pun menjelaskan, keinginan semakin memudahkan masyarakat dalam mengakses pelayanan bank telah mendorong BNI menjadi penopang program-program utama pemerintah. Salah satunya dapat dipotret dari dukungan BNI terhadap penyaluran dana bantuan sosial yang disalurkan melalui Kementerian Sosial.  Sistem yang dikembangkan  telah memudahkan bantuan sosial tersalurkan kepada sekitar empat juta Keluarga Penerima Manfaat Bantuan Sosial (Bansos) Non Tunai Program Keluarga Harapan (PKH) sejak tahun 2016, dan tiga juta penerima Bantuan Pangan Non Tunai, tanpa khawatir salah sasaran. 

    Dalam dunia pendidikan, telah disalurkan bantuan Program Indonesia Pintar atau PIP kepada lebih dari 3,5 juta pelajar di tanah air. BNI juga menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada sekitar 377.000 debitur kecil, salah satunya dengan fasilitas BNI Kredit Digital e-Form.

    Melalui produk uang elektroniknya, TapCash, BNI menarik berbagai lapisan masyarakat untuk meninggalkan budaya bertransaksi dengan uang, sejalan dengan Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) yang digelorakan oleh Bank Indonesia.

    BNI pun mulai mengembangkan produk BNI yap! yang memungkinkan orang untuk tidak hanya berbudaya cashless, melainkan juga cardless. “BNI yap!, yang pertama di Indonesia sebagai aplikasi pembayaran yang bersumber dari tiga sumber sekaligus, yaitu Kartu Kredit BNI, Kartu Debit BNI, dan UniqKu,” kata Baiquni. 

    Peluncuran BNI yap! menjadi jiwa puncak perayaan HUT ke 72 BNI. Ini aplikasi pembayaran serba bisa, termasuk untuk mendonasikan bantuan kemanusian. Ribuan karyawan BNI yang hadir diajak ikut peduli kepada sesama rekan pegawai yang membutuhkan bantuan dengan menyumbangkan sebagian penghasilannya melalui BNI yap! Pengumpulan donasi disaksikan Menteri BUMN RI Rini M Soemarno, yang hadir dan ikut menyemarakkan puncak HUT BNI, dan Direktur Utama BNI Achmad Baiquni.

    Melalui BNI yap!, dan terobosan lain yang akan muncul nantinya, BNI ingin selalu dekat dengan publik sebagai bank yang profesional, penuh integritas, memiliki semangat melakukan perbaikan tanpa henti dalam memenuhi kebutuhan konsumen.(*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.