Minggu, 15 September 2019

Gerindra Belum Putuskan Nama Cawapres Prabowo

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua MPR, yang juga Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, berbincang dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menjelang memberikan keterangan kepada media setelah melakukan pertemuan tertutup di Kompleks Widya Chandra, Jakarta, 25 Juni 2018. Tempo/Fakhri Hermansyah

    Ketua MPR, yang juga Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, berbincang dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menjelang memberikan keterangan kepada media setelah melakukan pertemuan tertutup di Kompleks Widya Chandra, Jakarta, 25 Juni 2018. Tempo/Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Andre Rosiade mengatakan pihaknya belum menetapkan calon wakil presiden yang akan mendampingi Prabowo Subianto dalam ajang pemilihan presiden atau pilpres 2019.

    "Saat ini kami baru berkomunikasi dengan partai koalisi, dengan PKS, PAN, dan Demokrat jika nantinya ingin bergabung dengan kami," kata Andre saat dihubungi.

    Dia membantah jika Prabowo sudah menetapkan calon wakilnya. Nama Anies Baswedan, kata dia, memang masuk dalam daftar kandidat cawapres dari kalangan partai koalisi. Namun keputusan harus sesuai dengan koordinasi dengan koalisi.

    Baca juga: Soal Cawapres Prabowo, Gerindra Tetap Prioritaskan PKS dan PAN

    Andre juga menegaskan bahwa Gerindra sudah bulat mendukung Prabowo sebagai calon presiden. "Kalau pun muncul nama Anies, dia mungkin masuk sebagai pilihan daftar cawapres," ujar Andre. Dia mengatakan saat ini Gerindra belum mengumumkan satu nama pun cawapres Prabowo.

    Sebelumnya Juru bicara Anies Baswedan-Sandiaga Uno, Anggawira, membenarkan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sudah bertemu Anies untuk membahas pemilihan presiden atau Pilpres 2019. “Insya Allah partai koalisi sudah menerima Anies untuk maju sebagai calon wakil presiden (cawapres) Pak Prabowo," kata Anggawira, Sabtu, 7 Juli 2018.

    Anggawira mengatakan Gerindra mempertimbangkan isu-isu kekinian yang berkembang di masyarakat seputar pilpres 2019. Namun, Anggawira mengatakan formasi itu masih akan dibicarakan lebih matang pada pertemuan selanjutnya antara Prabowo dan partai koalisi. Sedangkan Anies, kata dia, siap menerima apa pun keputusan yang akan dihasilkan oleh Prabowo dan koalisi.

    Baca juga: Meski AHY Bukan Cawapres Prabowo, Gerindra Ingin Koalisi Demokrat

    Seperti diketahui, untuk pilpes 2019 bakal dimulai Agustus mendatang. Menjelang masa pendaftaran, Prabowo yang digadang-gadang Partai Gerindra bertarung dalam pilpres 2019 harus menentukan wakilnya. Dalam survei Alvara, Anies Baswedan dinyatakan sebagai tokoh yang paling diinginkan masyarakat untuk mendampingi Prabowo, ia dipilih oleh 60 persen dari 2.203 responden.

    Menurut Anggawira, Anies merupakan figur yang dikehendaki masyarakat untuk mendampingi Prabowo pada pilpres 2019 karena merupakan tokoh muda cerdas yang mewakili kalangan Islam maupun nasionalis. “Mas Anies adalah simbol Islam kebangsaan yang cemerlang saat ini. Tentu Pak Prabowo memahami itu dan merestuinya,” kata Anggawira.

    M JULNIS FIRMANSYAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lima Warisan Iptek yang Ditinggalkan BJ Habibie si Mr Crack

    BJ Habibie mewariskan beberapa hal yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi. Warisannya berupa lembaga, industri, dan teori kelas dunia.