Minggu, 22 Juli 2018

Anies Baswedan Mau Diusung Jadi Capres, Jokowi: Sangat Bagus

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (Jokowi) berbincang dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat meninjau Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, 26 Februari 2018. Dalam kunjungan ini, Jokowi juga didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Ketua Inasgoc Erick Tohir, dan Menpora Imam Nahrawi.  ANTARA/Wahyu Putro A

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) berbincang dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat meninjau Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, 26 Februari 2018. Dalam kunjungan ini, Jokowi juga didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Ketua Inasgoc Erick Tohir, dan Menpora Imam Nahrawi. ANTARA/Wahyu Putro A

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyambut baik rencana partai oposisi yang mempertimbangkan untuk mengusung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan maju dalam pemilihan presiden atau pilpres 2019. "Saya kira semakin banyak pilihan yang disodorkan masyarakat, saya kira sangat bagus," kata Jokowi di Jakarta International Expo Kemayoran, Sabtu, 7 Juli 2018.

    Jokowi menilai sangat bagus apabila ada lagi tokoh lain yang juga dipertimbangkan maju sebagai calon presiden 2019. "Selain Anies, tokoh, siapa pun juga sangat bagus," ujarnya.

    Baca: Jokowi Mengaku sudah Kantongi Nama Cawapres, Tinggal Diumumkan

    Salah satu partai oposisi yang berencana mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden 2019 ialah Partai Keadilan Sejahtera atau PKS. Partai tersebut menawarkan pasangan Anies Baswedan-Ahmad Heryawan kepada Partai Gerindra dan partai-partai lain. Nama keduanya muncul dalam simulasi pencalonan presiden yang dilakukan PKS.

    “Nama Anies sudah muncul di internal PKS sejak lama,” kata Sekretaris Dewan Pengurus Pusat Bidang Polhukam PKS Suhud Aliyudin saat dihubungi, Selasa, 3 Juli 2018. Menurut dia, banyak kader yang menginginkan Anies maju dalam pilpres saat penjaringan meski namanya tidak tercantum dalam sembilan nama capres dan cawapres karena bukan kader PKS.

    Baca: Relawan Akan Bicarakan Capres Anies Baswedan dengan Elite Politik

    Belum lama ini, sekelompok pendukung Anies Baswedan yang bergabung dalam Aliansi Nasional Indonesia Sejahtera (ANIES) juga mendeklarasikan Gubernur DKI Jakarta itu sebagai calon presiden atau capres dalam pilpres 2019. "Dia muda, pandai, jujur, kompeten, dan memiliki visi untuk memajukan bangsa dan negara Indonesia," kata La Ode Basir, koordinator ANIES, dalam acara deklarasi Anies for President di Gedung Juang 45, Jumat, 6 Juli 2018.

    Basir mengatakan ide mengajukan Anies Baswedan untuk bertarung di pilpres 2019 berasal dari aspirasi yang dia dapat saat berkunjung ke sejumlah daerah. Menurut dia, masyarakat di berbagai daerah menginginkan Anies maju sebagai kontestan pilpres 2019.

    Baca: Soal Capres, Anies Baswedan: Jangan Salat Sebelum Azan Mulai

    Anies Baswedan, menurut Basir, juga pantas maju pilpres 2019 karena memiliki deretan prestasi yang diakui global. Di antaranya, Anies pernah masuk dalam salah satu dari 20 tokoh intelektual dunia versi majalah Foreign Policy dari Amerika Serikat, salah satu Young Global Leaders dalam World Economic Forum 2009, plus satu dari 20 tokoh perubahan dunia dalam 20 tahun mendatang versi majalah Foresight dari Jepang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bulan Juli Ada Hari Es Krim Nasional di Amerika Serikat

    Tanggal 15 Juli adalah Hari Es Krim Nasional di Amerika Serikat. Ronald Reagan menetapkan bulan Juli sebagai hari minuman yang disukai tua muda itu.