Foto Gatot di Trump Tower, Sekjen NasDem Duga Bukan Ketemu Trump

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo terlihat keluar dari Trump International Hotel and Tower (kredit istimewa)

    Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo terlihat keluar dari Trump International Hotel and Tower (kredit istimewa)

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Jenderal Partai NasDem Johnny G. Plate menduga keberadaan mantan Panglima TNI, Jenderal purnawirawan Gatot Nurmantyo di gedung Trump International Hotel and Tower, bukan untuk bertemu Presiden Amerika Serikat Donald Trump. "Presiden Donald Trump kan di Washington DC, Trump Tower di New York City, beda kota," kata Johnny kepada Tempo, Sabtu, 7 Juli 2018.

    Johnny berujar, bisa saja Gatot berada di Trump Tower untuk jalan-jalan atau berbelanja. Menurut dia, di sana ada banyak kafe, restoran, dan tempat perbelanjaan. Apalagi, Trump Tower merupakan salah satu gedung yang kerap dikunjungi turis. "Banyak orang masuk keluar Trump Tower karena salah satu gedung yang menarik perhatian turis-turis dari seluruh dunia," ujarnya.

    Baca: Gatot Nurmantyo di Trump Tower, Fadli Zon: Mungkin Jalan-jalan

    Johnny menilai keberadaan Gatot di AS adalah hal yang biasa saja. Ia menuturkan, tidak semua ruang lingkup privasi seorang tokoh dikaitkan dengan politik. Tetapi, jika memang ada agenda pertemuan politik di sana, Johnny menilai hal itu sah-sah saja. "Namanya juga lobi-lobi. Apalagi sekarang ini potensi perang dagang bisa terjadi, ada lobi-lobi ya bagus-bagus saja," kata dia.

    Sebelumnya, foto Gatot Nurmantyo di Trump International Hotel and Tower, New York, Amerika Serikat beredar di media sosial pada Kamis, 5 Juli 2018. Dalam foto itu, Gatot tampak mengenakan kemeja putih dan setelan jas warna hitam. Dia berdiri di teras lobi Trump Tower sambil memegang koper di tangan kanan.

    Baca: Gatot Nurmantyo di Trump Tower, Relawan: Bisa Jadi Soal Capres

    Adapun Ketua Umum Relawan Selendang Putih Nusantara, Rama Yumatha, mengaitkan keberadaan Gatot di Trump International kepentingan pemilihan presiden 2019 atau pilpres 2019. "Bisa saja keberadaan beliau di Trump Hotel untuk keperluan mendapat tiket pencapresan," kata Rama, Jumat, 6 Juli 2018. Selendang Putih adalah barisan relawan yang menyorongkan Gatot Nurmantyo maju dalam pilpres 2019.

    Melalui akun Twitternya, Gatot mengatakan bahwa ia mengunjungi pembangunan Pondok Pesantren Nur Inka Nusantara Madani di Amerika Serikat. "Kamis pagi waktu New York, Alhamdulillah bisa berkesempatan mengunjungi pembangunan Pondok Pesantren Nur Inka Nusantara Madani," kata Gatot Nurmantyo melalui akun Twitter milik dia pada Kamis, 5 Juli 2018 pukul 21.04 WIB.

    Baca: Foto di Trump Tower, Gatot Nurmantyo Datangi Pesantren di Amerika

    Gatot menyebut pondok pesantren itu merupakan pondok pesantren pertama di Amerika Serikat. Pondok pesantren tersebut dikelola oleh komunitas Muslim Amerika, Nusantara Foundation.

    Gatot Nurmantyo mengatakan pondok pesantren itu merupakan salah satu kontribusi Indonesia sebagai negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia. "Mari dukung bersama. Semoga Allah senantiasa memudahkan jalan bagi saudara-saudara Muslim kita di Amerika," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi Diduga Terjerat Dana Hibah

    Perkara dugaan korupsi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi bermula dari operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada 18 Desembe