Jaksa Agung Sebut akan Berjuang Bebaskan Siti Aisyah

Reporter

Jaksa Agung Muhammad Prasetyo mendekati wartawan usai salat Jumat berjamaah di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, 9 Juni 2017. Dia juga memberi pernyataan soal operasi tangkap tangan terhadap jaksa di Kejaksaan Tinggi Bengkulu. Tempo/Rezki Alvionitasari.

TEMPO.CO, Jakarta - Jaksa Agung HM Prasetyo mengaku pihaknya masih tetap aktif mendampingi WNI Siti Aisyah yang didakwa dalam kasus pembunuhan Kim Jong Nam di Malaysia.

"Tetap aktif, di Malaysia juga pakai pengacara tapi kami mendampingi," kata Prasetyo di Jakarta pada Jumat, 6 Juli 2018.

Prasetyo mengatakan pihaknya akan semaksimal mungkin berjuang untuk membebaskan Siti Aisyah. "Itu semangatnya ke arah sana (membebaskan)," kata dia.

Baca: Sidang Pembunuhan Kim Jong Nam Lama, Ini Sebabnya

Pada Rabu, 27 Juni lalu, tim pengacara Siti Aisyah dari Gooi & Azura yang dipimpin Gooi Soon Seng membacakan pembelaan pada sidang kasus pembunuhan Kim Jong Nam, di Mahkamah Tinggi Shah Alam, Malaysia. Sidang tersebut dipimpin oleh hakim Dato Azmi Bin Ariffin. "Jadi pembelaan untuk terdakwa satu (Siti Aisyah) dimulai untuk pengajuan lisan, kemudian diikuti oleh pembelaan untuk terdakwa kedua (Doan Thi Huong)," ujar Gooi Soon Seng, usai sidang.

Isi pembelaan pada intinya menyampaikan bahwa tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa terdakwa pertama menggunakan kekuatan fisik pada seseorang, apalagi kekuatan fisik digunakan terhadap Kim Chol atau Kim Jong Nam. "Rekaman CCTV berbicara sendiri. Jadi kami mengundang hakim untuk melihat rekaman CCTV, dan melihat sendiri, dimana Siti Aisyah terlihat menyerang Kim Chol, seperti yang dituduhkan oleh jaksa penuntut. Kami tidak melihat apa-apa," kata Gooi Soon.

Baca: Kemenlu Upayakan Pendampingan Terbaik untuk Siti Aisyah

Menurut Gooi, yang bisa dilihat hanyalah sosok yang tergesa-gesa dan jaksa tidak memperlihatkan bahwa sosok lain yang mengenakan kemeja putih adalah Siti Aisyah. "Jaksa mengatakan sosok yang terlihat bergerak menjauh adalah Siti Aisyah, dan jika Anda melihat sosok itu, anda tidak dapat melihat fitur wajah, fitur fisik. Tidak ada. Bahkan pakaian yang dikenakan, tidak jelas sama sekali," kata dia.

Dalam kasus ini, Siti Aisyah dan seorang warga Vietnam Doan Thi Huong didakwa telah melakukan pembunuhan terhadap saudara seayah Kim Jong Un, Kim Jong Nam dengan cara meraupkan atau mengoleskan racun VX ke wajah korban. Hasil investigasi otoritas setempat menyatakan tidak terdapat jejak DNA Siti aisyah dan barang-barang miliknya di tubuh korban. Namun di pakaian yang dikenakan Siti Aisyah saat melakukan aksinya, ditemukan zat turunan racun VX, diantaranya sarin.






Pihak-pihak yang Berwenang Melakukan Cekal

5 hari lalu

Pihak-pihak yang Berwenang Melakukan Cekal

Panglima TNI berwenang melakukan cekal sepanjang menyangkut pemeliharaan dan penegakan keamanan dan pertahanan negara.


Donald Trump dan Anak-anaknya Digugat Jaksa Agung New York

6 hari lalu

Donald Trump dan Anak-anaknya Digugat Jaksa Agung New York

Donald Trump dan anak-anaknya digugat oleh Jaksa Agung atas tuduhan melakukan sejumlah tindakan penipuan.


Zulkifli Hasan: Perdagangan RI Bisa Menggempur Pasar Afrika sampai Cina

12 hari lalu

Zulkifli Hasan: Perdagangan RI Bisa Menggempur Pasar Afrika sampai Cina

Zulkifli Hasan berharap Kemendag bisa menjembatani pemain lokal untuk menyerbu berbagai negara dengan produk unggulannya.


Jaksa Agung dan Mendag Zulkifli Hasan Teken Nota Kesepahaman Berjangka 3 Tahun

12 hari lalu

Jaksa Agung dan Mendag Zulkifli Hasan Teken Nota Kesepahaman Berjangka 3 Tahun

Jaksa Agung mengatakan penandatanganan nota ini tidak berhubungan dengan kasus-kasus yang sedang ditangani kejaksaan.


FBI Temukan 11 Ribu Lebih Dokumen Negara di Rumah Donald Trump

25 hari lalu

FBI Temukan 11 Ribu Lebih Dokumen Negara di Rumah Donald Trump

FBI menemukan lebih dari 11 ribu dokumen negara dan foto-foto pada 8 Agustus 2022 selama penggeledahan di rumah Donald Trump


Mengenal Rumah Restorative Justice

28 hari lalu

Mengenal Rumah Restorative Justice

Rumah Restorative Justice dilengkapi hotline 0813 9000 2207.


Baharuddin Lopa Tak Sampai Sebulan sebagai Jaksa Agung Bikin Ngeri Koruptor

32 hari lalu

Baharuddin Lopa Tak Sampai Sebulan sebagai Jaksa Agung Bikin Ngeri Koruptor

Baharuddin Lopa Jaksa Agung RI sejak 6 Juni 2001 hingga wafatnya pada 3 Juli 2001. Lelaki asal Mandar ini pendekar hukum, berantas KKN di masanya.


Kapolri Sebut Jaksa Agung Siapkan 30 Orang dalam Kasus Ferdy Sambo

35 hari lalu

Kapolri Sebut Jaksa Agung Siapkan 30 Orang dalam Kasus Ferdy Sambo

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berharap Kejaksaan segera meneliti berkas perkara pembunuhan Brigadir J dengan tersangka Ferdy Sambo cs.


Kerugian Negara di Kasus Surya Darmadi Rp 78 Triliun, Jaksa Agung Ungkap Perinciannya

35 hari lalu

Kerugian Negara di Kasus Surya Darmadi Rp 78 Triliun, Jaksa Agung Ungkap Perinciannya

Menurut Jaksa Agung, modus operandi yang dilakukan SUrya Darmadi adalah penyerobotan hutan lindung seluas 37.095 hektare di Kabupaten Indragiri Hulu


Jaksa Agung Beberkan Kronologi Penyerahan Diri Surya Darmadi

44 hari lalu

Jaksa Agung Beberkan Kronologi Penyerahan Diri Surya Darmadi

Jaksa Agung mengatakan penyerahan diri Surya Darmadi bermula dari surat menyurat antara Kejaksaan Agung dengan pihak yang bersangkutan.