Tiga Poin Surat Polisi ke Calon Taruna Akpol Soal Larangan Suap

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Asisten Sumber Daya Manusia Polri Inspektur Jenderal Arief Sulistyanto saat ditemui di ruangannya, Jakarta Selatan, 29 Maret 2018. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    Asisten Sumber Daya Manusia Polri Inspektur Jenderal Arief Sulistyanto saat ditemui di ruangannya, Jakarta Selatan, 29 Maret 2018. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Markas Besar Kepolisian RI (Mabes Polri) mengeluarkan surat resmi soal larangan menyuap dalam seleksi calon taruna Akademi Kepolisian (Akpol). Lelayang yang diteken oleh Asisten Kepala Kepolisian RI Bidang Sumber Daya Manusia, Inspektur Jenderal Arief Sulistyanto, itu ditujukan kepada para orang tua yang anaknya ikut seleksi calon taruna Akpol Tahun Ajaran 2018.

    Asisten Kepala Kepolisian RI Bidang Sumber Daya Manusia, Inspektur Jenderal Arief Sulistyanto, berharap dengan adanya surat itu maka calon taruna Akpol yang terpilih bakal memiliki komitmen untuk jujur. "Ini pertama kalinya kami mengeluarkan surat seperti itu," ujar Arief di Markas Besar Polri, Jakarta Selatan, Jumat, 6 Juli 2018.

    Baca: Polisi Surati Orang Tua Calon Taruna Akpol: Jangan Intervensi

    Ada tiga poin utama dalam surat dua halaman tersebut. Berikut petikan surat itu:

    1. Mendorong dan memotivasi serta mendoakan putra atau putrinya untuk berusaha dan berjuang sekuat tenaga dengan kemampuan sendiri.

    2. Jangan terpengaruh terhadap janji atau ajakan oleh pihak-pihak yang menjanjikan sanggup untuk membantu kelulusan dengan meminta imbalan karena itu adalah penipuan. Tidak ada ruang atau celah untuk praktik seperti itu.

    3. Mohon jangan ciderai perjuangan para Calon Taruna saat ini dengan upaya meminta tolong kepada pihak lain atau mengintervensi panitia ataupun dengan cara lain yang bisa merugikan putra atau putri bapak ibu dan calon taruna lainnya.

    Simak juga: Kompolnas Sebut Keputusan Moratorium Jabatan Kombes Terlambat

    Lewat surat itu, Asisten Kepala Kepolisian RI Bidang Sumber Daya Manusia Mabes Polri Arief juga mengatakan kepada orang tua calon taruna bahwa seleksi Akpol Tahun Ajaran 2018 bakal transparan. Bahkan, seluruh panitia seleksi sudah menyatakan pakta integritas agar seleksi calon taruna akpol dilakukan secara jujur.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Pasal-Pasal yang Diduga Bermasalah di Revisi UU KPK

    Banyak pasal dalam perubahan kedua Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, atau Revisi UU KPK, yang disahkan DPR, berpotensi melemahkan KPK.