KPU: Menteri yang Maju sebagai Caleg Sebaiknya Mengundurkan Diri

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah Fotografer mengabadikan Warga suku Baduy yang mengikuti Pileg 2014 di TPS Suku Baduy Desa Kanekes  Lebak - Banten (09/04). TEMPO/ Amston Probel

    Sejumlah Fotografer mengabadikan Warga suku Baduy yang mengikuti Pileg 2014 di TPS Suku Baduy Desa Kanekes Lebak - Banten (09/04). TEMPO/ Amston Probel

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisioner Komisi Pemilihan Umum Viryan Azis berpendapat menteri yang ingin menjadi calon anggota legislatif atau caleg sebaiknya mundur dari jabatannya. "Idealnya, etikanya, kalau ada menteri yang nyaleg ya sebaiknya mundur," kata Viryan ketika dihubungi, Jumat, 6 Juli 2018.

    Ia mengakui Peraturan KPU Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pencalonan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota memang belum mengatur hal itu. Klausul itu juga belum diatur dalam Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

    Baca:
    Undangkan PKPU Caleg, Kemenkumham: Kami ...
    Saat Caleg Urus Surat Keterangan Waras dari Rumah Sakit Jiwa

    Dalam UU Pemilu, kata dia, para pejabat publik tidak diharuskan mengundurkan diri ketika ingin mengikuti pemilihan legislatif. Keharusan mengundurkan diri hanya berlaku untuk anggota Dewan Perwakilan Rakyat dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah yang ingin menjadi caleg.

    Viryan berpendapat mundurnya menteri yang ingin menjadi caleg itu untuk menghindari potensi penyalahgunaan kekuasaan ketika berkampanye. "Kalau maju jadi caleg kan bisa ada potensi abuse of power," kata dia.

    Kabar adanya menteri yang ingin menjadi caleg ini terungkap dari Tim Ahli Wakil Presiden Sofjan Wanandi. Sofjan mengaku mendengar kabar adanya sejumlah menteri yang ingin mengikuti pemilihan legislatif 2019 karena menduga tak akan terpilih lagi di kabinet berikutnya. Namun, Sofjan tidak menyebutkan siapa saja menteri-menteri itu. "Yang mungkin merasa tidak akan terpilih lagi, dia mau maju," kata Sofjan di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Rabu, 4 Juli 2018.

    Baca:
    MA Persilakan Jika Ada yang Uji Materi PKPU ...
    Puan Maharani Pertimbangkan Ikut Pileg 2019

    Presiden Joko Widodo mengatakan menteri-menterinya tak harus mundur jika ingin mengikuti pileg 2019. Dia menyarankan menteri untuk cuti saja jika menjadi caleg.

    Jokowi menilai wajar apabila menterinya ingin ikut pemilihan legislatif. Sebab, kata dia, sebagian menteri memang berasal dari partai politik. "Tentu saja mereka ditugaskan partainya untuk hal-hal berkaitan politik. Salah satunya jadi calon legislatif," kata Jokowi di Jakarta Convention Center, Jumat, 6 Juli 2018.

    BUDIARTI UTAMI PUTRI | FRISKI RIANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Pasal-Pasal yang Diduga Bermasalah di Revisi UU KPK

    Banyak pasal dalam perubahan kedua Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, atau Revisi UU KPK, yang disahkan DPR, berpotensi melemahkan KPK.