Polisi Surati Orang Tua Calon Taruna Akpol: Jangan Intervensi

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Asisten Kepala Kepolisian RI Bidang Sumber Daya Manusia Inspektur Jenderal Arief Sulistyanto memaparkan tahapan jenjang karir di Kepolisian, di Markas Besar Polri, Jakarta Selatan pada Jumat, 6 Juli 2018 (Andita Rahma)

    Asisten Kepala Kepolisian RI Bidang Sumber Daya Manusia Inspektur Jenderal Arief Sulistyanto memaparkan tahapan jenjang karir di Kepolisian, di Markas Besar Polri, Jakarta Selatan pada Jumat, 6 Juli 2018 (Andita Rahma)

    TEMPO.CO, Jakarta - Markas Besar Polri mengirimkan surat resmi kepada orang tua atau wali calon taruna (catar) Akademi Kepolisian atau Akpol tahun ajaran 2018. Dalam surat dua halaman itu, salah satunya berisi permintaan dari kepolisian agar orang tua calon taruna Akpol tidak mengintervensi panitia seleksi.

    Asisten Kepala Kepolisian RI Bidang Sumber Daya Manusia, Inspektur Jenderal Arief Sulistyanto, berharap dengan adanya surat itu maka calon taruna Akpol yang terpilih bakal memiliki komitmen untuk jujur. "Ini pertama kalinya kami mengeluarkan surat seperti itu," ujar Arief di Markas Besar Polri, Jakarta Selatan, Jumat, 6 Juli 2018.

    Baca: Kapolri Wacanakan Moratorium Kombes, Bagaimana Reaksi DPR?

    Lewat surat yang diteken oleh Arief, Mabes Polri mengatakan akan menerapkan prinsip bersih dari praktek penyimpangan selama seleksi, transparan, akuntabel. Makanya, mereka meminta dukungan dari orang tua para calon taruna Akpol.

    Ada tiga poin utama dari surat tersebut. Pertama, polisi meminta orang tua untuk terus memotivasi anak mereka yang ikut seleksi agar berjuang sekuat tenaga dengan kemampuan sendiri.

    Kedua, Mabes Polri meminta orang tua tidak terpengaruh oleh tawaran dari orang-orang yang menjanjikan bisa meloloskan anak mereka. Polisi berjanji untuk menutup celah dari praktek suap sehingga mereka meminta orang tua untuk tidak percaya tawaran semacam itu.

    Simak juga: Kompolnas Sebut Keputusan Moratorium Jabatan Kombes Terlambat

    Ketiga, Polisi meminta agar orang tua juga tidak berusaha mengintervensi panitia. Sebab, hal tersebut malah akan merugikan anak mereka yang sedang berjuang lolos seleksi calon taruna Akpol.

    Arief mengatakan tahun ajaran ini hanya ada 250 calon taruna yang bakal lolos seleksi masuk Akpol. Lewat surat itu, Asisten Kepala Mabes Polri ini juga berharap orang tua bakal legowo jika anak mereka tidak lolos seleksi Calon Taruna Akpol.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi Diduga Terjerat Dana Hibah

    Perkara dugaan korupsi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi bermula dari operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada 18 Desembe