Minggu, 18 November 2018

Menko Puan Deklarasikan Kebangkitan Lansia di Hari Lanjut Usia Nasional 2018

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menko PMK Puan Maharani pada puncak Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke 22, 2018, di Yogyakarta, Kamis, 5 Juli 2018.

    Menko PMK Puan Maharani pada puncak Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke 22, 2018, di Yogyakarta, Kamis, 5 Juli 2018.

    INFO NASIONAL - Perayaan puncak Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-22 tahun, dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, di Yogyakarta, Kamis, 5 Juli 2018. Bertepatan dengan peringatan HLUN tersebut, Puan mendeklarasikan Kebangkitan Lanjut Usia (Lansia). 

    Dalam sambutan pada acara yang berlangsung di Lapangan Mako Paskhas TNI AU Detasemen Pertahanan Udara 474 Sleman, Yogyakarta, ini Puan mengatakan rasa hormat kepada lansia bukan saja sebagai bagian dari budaya bangsa. Lebih dari itu juga sebagai penghargaan atas pengabdian dan kearifan yang telah mereka berikan kepada keluarga, masyarakat, dan bangsa Indonesia.

    Puan menambahkan, para lanjut usia adalah pelestari nilai-nilai kesetiakawanan sosial. "Para lanjut usia adalah pemelihara sekaligus pewaris budaya bangsa kepada dua generasi sesudahnya," katanya. Karena itu, para lansia butuh dukungan dari keluarga, lingkungan, dan masyarakat sekitar.

    "Keluarga dan masyarakat harus dapat menciptakan lingkungan yang dapat memahami orang tua atau lansia. Sehingga membuat mereka nyaman dalam kehidupan sehari-hari," ujar Puan.

    Puan, atas nama pemerintah, pun mendeklarasikan Kebangkitan Lansia. Sebagai simbolisasi, dalam kesempatan itu, Puan menyerahkan Rancangan Undang-Undang Perubahan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1998 tentang Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia kepada Ketua Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). 

    Pada kesempatan itu pula, Puan memberikan penghargaan kepada para tokoh atau lembaga yang peduli lansia di Tanah Air. Termasuk memberikan bantuan pemerintah untuk Provinsi DI Yogyakarta senilai Rp 1,1 miliar lebih dan untuk Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp 2,1 miliar lebih. Bantuan tersebut berupa alat bantu lansia, home care lansia, Asistensi Sosial-Lembaga Kesejahteraan Sosial (AS-LKS) Lansia, serta kebutuhan dasar lansia. 

    Sebelumnya, Ketua Panitia HLUN ke-22, Haryono Suyono, mengungkapkan jumlah lansia di Indonesia semakin tinggi. Ia menginginkan agar anggaran untuk kebutuhan lansia di Tanah Air ditingkatkan. "Alhamdulillah, pemerintah menyetujui untuk mendirikan Sanggar Lansia Sejahtera pada tingkat desa atau kecamatan," ucapnya. Tentang Sanggar Lansia Sejahtera ini, Puan pun mengatakan dapat disinergikan dengan BKKBN.

    Puncak peringatan HLUN ke-22 tahun ini, bertema “Lansia Sejahtera, Masyarakat Bahagia”. Kegiatan ini dihadiri Menteri Sosial Idrus Marham, Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X, Ketua Komisi VIII DPR Ali Taher, sejumlah kepala daerah, serta 5.000 lansia dari wilayah Yogyakarta, Jawa Tengah, dan beberapa wilayah di Indonesia. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Agar Merpati Kembali Mengangkasa

    Sebelum PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) berpotensi kembali beroperasi, berikut sejumlah syarat agar Merpati Airlines dapat kembali ke angkasa.