Puan Maharani Disebut Cawapres Jokowi, Idrus Marham: Dia Populer

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi (tengah) didampingi Wapres Jusuf Kalla (kedua kiri), Menko PMK Puan Maharani, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kedua kanan), Mensesneg Pratikno (kanan) dan Menpora Imam Nahrawi (kiri) meresmikan Stadion Utama Gelora Bung Karno di Jakarta, 14 Januari 2018.  ANTARA

    Presiden Jokowi (tengah) didampingi Wapres Jusuf Kalla (kedua kiri), Menko PMK Puan Maharani, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kedua kanan), Mensesneg Pratikno (kanan) dan Menpora Imam Nahrawi (kiri) meresmikan Stadion Utama Gelora Bung Karno di Jakarta, 14 Januari 2018. ANTARA

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Politikus Partai Golkar, Idrus Marham, mengatakan wajar jika nama Puan Maharani masuk bursa calon wakil presiden Joko Widodo (cawapres Jokowi) dalam pemilihan presiden atau pilpres 2019. Nama anak Megawati Sukarnoputri itu belakangan memang santer disebut masuk bursa cawapres Jokowi.

    Idrus mengatakan masuknya nama Puan ke bursa cawapres Jokowi karena Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan itu belakangan makin populer dan dikenal warga. “Lihat saja tadi saat Ibu Puan keliling, masyarakat berebutan berfoto. Kalau tidak kenal, mana mau masyarakat mengajak foto,” kata politikus Golkar yang juga Menteri Sosial itu, Kamis, 5 Juli 2018. Hari ini, Idrus dan Puan hadir dalam perayaan Hari Lansia di Yogyakarta.

    Baca: Sekjen PPP Ungkap Sembilan Nama Cawapres Jokowi di Pilpres 2019

    Dalam Peringatan Hari Lansia itu, sejumlah kelompok lanjut usia dari berbagai kabupaten dan kota di Daerah Istimewa Yogyakarta mengisi puluhan stand pameran hasil karya para lansia. Puan menyempatkan berkeliling dan berdialog dengan mereka.

    Menanggapi namanya disebut mulai populer dan dinilai layak masuk bursa calon wakil presiden pendamping Jokowi, Puan sendiri tak mau banyak berkomentar. “Lihat saja nanti saat pendaftaran capres/cawapres, kan sebentar lagi. Di situ akan diketahui siapa (cawapres) yang didaftarkan,” ujar Puan.

    Sebelumnya, Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Muhammad Romahurmuziy atau Romi mengatakan sudah ada sepuluh nama cawapres Jokowi yang beredar di kalangan partai koalisi. Romi mengatakan nama-nama itu sudah sering berseliweran di masyarakat. "Tidak mungkin cawapres Jokowi orang yang belum pernah memiliki hubungan kerja dengan Presiden secara formal maupun informal," ucapnya di kantor Pengurus Pusat Muhammadiyah, Jakarta, Rabu, 4 Juli 2018.

    Simak juga: Ketua Umum Partai Koalisi akan Bahas Cawapres Jokowi Sebelum 15 Juli

    Rencananya, sepuluh nama cawapres Jokowi itu dibahas dalam pertemuan dengan pimpinan partai koalisi sebelum 15 Juli 2018. Pembahasan mengenai pendamping Jokowi dalam pemilu 2019 sudah harus dibahas secepatnya. Sebab, waktu pendaftaran pilpres 2019 akan dimulai pada 4 Agustus 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Google Doodle, Memperingati Chrisye Pelantun Lilin-Lilin Kecil

    Jika Anda sempat membuka mesin pencari Google pada 16 September 2019, di halaman utama muncul gambar seorang pria memetik gitar. Pria itu Chrisye.