Selasa, 17 September 2019

Pilpres 2019, Idrus Marham: Semua Ingin Jadi Cawapres Jokowi

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi (ketiga kanan) bersama Ketua DPD Oesman Sapta (kiri), Ketua MA Hatta Ali (kedua kanan), Ketua DPR Bambang Soesatyo (kanan), dan Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menghadiri buka puasa bersama di kediaman Ketua MPR, Jakarta, Jumat, 8 Juni 2018. Acara ini juga dihadiri Menteri Sosial Idrus Marham serta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur. ANTARA/Puspa Perwitasari

    Presiden Jokowi (ketiga kanan) bersama Ketua DPD Oesman Sapta (kiri), Ketua MA Hatta Ali (kedua kanan), Ketua DPR Bambang Soesatyo (kanan), dan Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menghadiri buka puasa bersama di kediaman Ketua MPR, Jakarta, Jumat, 8 Juni 2018. Acara ini juga dihadiri Menteri Sosial Idrus Marham serta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur. ANTARA/Puspa Perwitasari

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Politikus Partai Golkar Idrus Marham mengatakan semua partai koalisi pemerintah atau oposisi pasti menginginkan kadernya menjadi calon wakil presiden Joko Widodo alias cawapres Jokowi dalam Pemilihan Presiden atau Pilpres 2019.

    “Persoalan cawapres, saya kira semua partai khususnya yang mendukung pemerintahan Pak Jokowi sikapnya sama, mengharapkan bisa menjadi cawapres beliau tahun 2019 nanti,” ujar Idrus di Yogyakarta, Rabu 4 Juli 2018.

    Idrus mengatakan hingga saat ini sudah delapan partai yang resmi mendukung Jokowi dalam pilpres 2019. Partai itu meliputi PDI Perjuangan, Golkar, Hanura, Nasdem, PPP, PSI, PKPI, dan Perindo. “Secara subyektif pasti semua partai pendukung Jokowi itu mau jadi (calon) wakilnya Pak Jokowi,” kata Menteri Sosial ini.

    Baca: Jokowi Sudah Kantongi Sepuluh Nama Cawapres.

    Misalnya saja, kata Idrus, Golkar yang mengharapkan Ketua Umum partai ini, Airlangga Hartanto, maju sebagai cawapres JOkowi. Kemudian, Idrus menuturkan nama Ketua Umum PPP Romahurmuziy juga digadang jadi cawapres Jokowi. Lalu dari PKB ada Muhaimin Iskandar yang disodorkan. Dari PDI Perjuangan, Idrus mendengar partai itu akan mengajukan Puan Maharani sebagai calon wakil Jokowi.

    “Ada banyak tokoh agama, tentara, yang kalau kami inventarisir (kandidat cawapres) yang diajukan mendampingi Jokowi sangat banyak sekali, mungkin lebih 20 an-nama, bukan cuma 10 loh, ini banyak,” kata Idrus.

    Simak juga: Pendukung Akan Deklarasikan Anies Baswedan Capres 

    Dengan membludaknya tokoh yang digadang menjadi cawapres Jokowi pada pilpres 2019, Idrus mengatakan keputusan akan diserahkan kepada mantan Gubernur DKI Jakarta itu. Namun Idrus mengingatkan, agar apapun keputusan Jokowi, semua partai koalisi bisa menerimanya. "Partai koalisi harus solid apapun keputusannya," kata Idrus.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Google Doodle, Memperingati Chrisye Pelantun Lilin-Lilin Kecil

    Jika Anda sempat membuka mesin pencari Google pada 16 September 2019, di halaman utama muncul gambar seorang pria memetik gitar. Pria itu Chrisye.