Basarnas Benarkan Nining Sunarsih Pernah Dilaporkan Tenggelam

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi orang tenggelam. bellanaija.com

    Ilustrasi orang tenggelam. bellanaija.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan SAR Nasional (Basarnas) Pos Sukabumi ikut turun tangan untuk memastikan kebenaran kisah Nining Sunarsih yang ditemukan Ahad lalu dalam kondisi hidup setelah tenggelam 1,5 tahun. “Kami sudah datang ke rumah Nining di Kampung Cibunar Desa Gede Pangrango Kecamatan Kadudampit Kabupaten Sukabumi untuk mendapat keterangan," kata Ketua Basarnas Pos Sukabumi Aulia Solihanto di Sukabumi, Selasa, 3 Juli 2018.

    Aulia masih mencari tahu ihwal apa yang terjadi sesungguhanya terhadap Nining. Ia akan merunut peristiwa dari laporan orang hilang tenggelam hingga ditemukannya Nining dalam keadaan hidup.

    Menurut Aulia,  pada Januari 2017 memang ada laporan tentang orang hilang karena terseret arus laut di Pantai Citepus Pelabuhanratu. Korban adalah seorang perempuan bernama Nining.

    Dari laporan itu Polsek Palabuhanratu segera turun tangan untuk melakukan pencarian. Tetapi setelah tujuh hari operasi SAR, Nining tidak ditemukan. Belakangan ada laporan dari Polsek Cisolok tentang penemuan jasad di sekitar pantai. Jasad itu tidak bisa dikenali lagi karena bagian kepala dan bagian kelaminnya telah hancur.  

    Jasad itu kemudian dievakuasi ke RSUD Palabuhanratu. Dokter menyimpulkan, 50-60 persen jasad tersebut adalah perempuan. Tapi keluarga menyanggah jasad itu adalah Nining.

    Setelah satu setengah tahun, tiba-tiba Nining ditemukan di lokasinya hilang yaitu di Pantai Citepus.  Perempuan itu masih hidup dan menggunakan pakaian yang sama saat dia hilang. "Kami masih mencari keterangan dan mengevaluasi dengan adanya kejadian ini termasuk mengkonfirmasi keluarga dan life guard yang ikut membantu mencari jasad Nining pada saat itu," kata Aulia.

    Aulia mengatakan kunci kebenaran dari kasus ini adalah keterangan dari Nining Sunarsih sendiri. Namun perempuan yang pernah dilaporkan hilang tenggelam itu belum bisa diajak berkomunikasi karena kondisinya masih lemah.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Pemberantasan Rasuah Indonesia di Hari Antikorupsi Sedunia

    Wajah Indonesia dalam upaya pemberantasan rasuah membaik saat Hari Antikorupsi Sedunia 2019. Inilah gelap terang Indeks Persepsi Korupsi di tanah air.