Selasa, 17 September 2019

Jokowi Sudah Kantongi Sepuluh Nama Cawapres Pilpres 2019

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo berbincang dengan Ketua Umum PPP Romahurmuziy saat menghadiri Silaturahmi Penyuluh Agama Jawa Tengah 2018 di Semarang, Jawa Tengah (Jateng), 14 April 2018. Ribuan penyuluh agama se-Jawa Tengah yang hadir dalam acara itu merupakan perwakilan agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu.   Foto: Biro Pres Setpres

    Presiden Joko Widodo berbincang dengan Ketua Umum PPP Romahurmuziy saat menghadiri Silaturahmi Penyuluh Agama Jawa Tengah 2018 di Semarang, Jawa Tengah (Jateng), 14 April 2018. Ribuan penyuluh agama se-Jawa Tengah yang hadir dalam acara itu merupakan perwakilan agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu. Foto: Biro Pres Setpres

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Persatuan (PPP) Muhammad Romahurmuziy atau biasa disapa Romi mengatakan sudah ada sepuluh nama yang bakal menjadi pendamping Presiden Joko Widodo alias Jokowi dalam Pemilihan Presiden alias pilpres 2019. Romi menuturkan Jokowi akan mengkomunikasikan nama-nama itu dengan ketua partai koalisi.

    Menurut Romi, keputusan untuk menentukan calon wakil presiden pendamping Joko Widodo harus dipercepat karena batas waktu pendaftaran tinggal satu bulan lagi. "Sebelum tanggal 15 Juli ini sudah ada percepatan agenda," kata Romi di kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Jakarta, Selasa, 3 Juli 2018. Menurut Romi, sebelum tanggal itu Jokowi akan bertemu dengan ketua umum partai pendukung.

    Baca: JK-AHY Coming Soon, Ini Komentar PDIP 

    Romi tidak bersedia menyebut 10 nama yang masuk daftar calon pendamping Jokowi itu. Dia mengatakan, 10 nama calon itu memiliki beragam latar belakang. “Ada yang purnawirawan TNI, politikus, tokoh masyarakat, hingga cendikiawan,” katanya.

    Romi menjelaskan, 10 nama yang dicalonkan itu memiliki kriteria yang telah ditentukan sebelumnya. Salah satunya yang paling penting adalah, calon harus bisa dan mempunyai pengalaman bekerja sama dengan Joko Widodo.

    Simak juga: Ketua PPP Sebut Duet JK-AHY Tidak Punya Prospek.

    Secara pribadi, kata Romi, ia berharap Jokowi memilih cawapres dari kader PPP dalam Pilpres 2019. Pilihan ini semata untuk meneruskan tradisi kepemimpinan presiden dan wakilnya dari kombinasi nasionalis dan relegius.

    TAUFIQ SIDDIQ | SSN

    Catatan Koreksi: Berita ini dikoreksi pada Rabu 4 Juli 2018 pukul 15.02.

    Sebelumnya naskah berjudul "Jokowi Akan Umumkan Cawapres Sebelum 15 Juli". Ada kesalahan mengutip narasumber dalam berita sebelumnya. Kami mohon maaf atas kekeliruan tersebut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Google Doodle, Memperingati Chrisye Pelantun Lilin-Lilin Kecil

    Jika Anda sempat membuka mesin pencari Google pada 16 September 2019, di halaman utama muncul gambar seorang pria memetik gitar. Pria itu Chrisye.