Minggu, 22 September 2019

Kapal Motor Lestari Maju Tenggelam di Perairan Selayar

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim Basarnas memantau dari haluan kapal saat pencarian korban kapal motor Arista yang tenggelam di perairan Makassar, Kamis, 14 Mei 2018. Kapal Motor Arista mengangkut 43 penumpang. ANTARA/Sahrul Manda Tikupadang

    Tim Basarnas memantau dari haluan kapal saat pencarian korban kapal motor Arista yang tenggelam di perairan Makassar, Kamis, 14 Mei 2018. Kapal Motor Arista mengangkut 43 penumpang. ANTARA/Sahrul Manda Tikupadang

    TEMPO.CO, Jakarta - Kapal Motor (KM) Lestari Maju tenggelam saat berlayar dari Kabupaten Bulukumba menuju Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, pada Selasa siang, 3 Juli 2018. Dalam peristiwa tersebut, empat orang penumpang dikabarkan meninggal dunia.

    Baca: Pencarian KM Sinar Bangun Dihentikan, Ratna Sarumpaet Tuntut Ini

    "Dari informasi awal ada 4 orang meninggal, termasuk salah satunya bayi," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sulawesi Selatan Komisaris Besar Dicky Sondani saat dikonfirmasi, Selasa, 3 Juli 2018.

    KM Lestari Maju tenggelam akibat adanya kebocoran di sisi lambung kapal. Diduga kapal yang berlayar dari Pelabuhan Bira, Kabupaten Bulukamba tersebut mengalami kerusakan mesin setelah 15 menit perjalanan menuju Pelabuhan Pamatata, Kabupaten Selayar.

    Saat itu, nahkoda berupaya untuk menepikan kapal ke pulau terdekat. Namun mesin yang rusak ditambah cuaca buruk membuat sebagian kapal tenggelam sebelum sampai di pulau terdekat.

    Baca: Pemkab Janjikan Bangun Monumen untuk Korban KM Sinar Bangun

    "Sebelum sampai di pulau itu, sebagian kapal kandas di karang. Posisi setengah kapal ada air, dan setengah kapal ada di atas air," kata Dicky.

    Hingga kini belum diketahui pasti berapa jumlah penumpang KM Lesati Maju. "Sekarang sedang evakuasi korban. Akan dicek berapa yang selamat dan berapa yang meninggal dunia," ucap Dicky.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Pasal-Pasal yang Diduga Bermasalah di Revisi UU KPK

    Banyak pasal dalam perubahan kedua Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, atau Revisi UU KPK, yang disahkan DPR, berpotensi melemahkan KPK.