Data Palsu Kotak Kosong Pilkada Makassar, Pawaslu Butuh Dua Hari

Penjabat Gubernur Sulsel Soni Sumarsono yang juga Dirjen Otonomi Daerah (Otda), pasca pilkada serentak menggelar konferensi pers di Kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumiharjo, Makassar, Kamis, 28 Juni 2018.(dok Pemprov Sumsel)

TEMPO.CO, Makassar - Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Kota Makassar masih mengumpulkan bukti soal dugaan manipulasi form C1 pemilihan kepala daerah atau pilkada Makassar antara calon tunggal Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi melawan kotak kosong. "Kami butuh waktu maksimal dua hari untuk menentukan naik ke penyidikan atau tidak," kata Ketua Panitia Pengawas Pemilu Makassar, Nursari, Selasa, 3 Juli 2018.

Pilwalkot Makassar memang sedang menjadi sorotan. Sebab, hasil hitung cepat atau quick count sejumlah lembaga survei memenangkan kotak kosong. Belakangan, beredar kabar ada dugaan manipulasi suara yang menggembosi suara milik kotak kosong.

Baca: Dugaan Pelanggaran Pilkada Makassar, Pawaslu Kejar Ketua PPK

Misalnya, dugaan pelanggaran manipulasi form C1 yang ada di TPS 06 Kelurahan Bontoduri, Kecamatan Tamalate. Di portal KPU Makassar calon tunggal Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi meraih suara 238 sementara kotak kosong hanya 1 suara. Padahal form C1 di tingkat PPS pasangan Munafri-Andi Rachmatika hanya memperoleh 94 suara dan kotak kosong ada 138 suara.

Perbedaan juga terjadi di TPS 29 Kelurahan Pabaeng-baeng, Tamalate. Situs KPU Makassar menunjukkan form C1 pasangan Munafri-Andi meraih suara 174 dan kotak kosong nol. Padahal di TPS kelurahan calon urut 1 meraih 81 suara dan kotak kosong 92 suara.

Simak juga: Relawan Kotak Kosong Minta Aktor Manipulasi Data Palsu Ditangkap.

Nursari mengatakan Pawaslu sudah mengantongi bukti-bukti itu. Namun, mereka tidak mau terburu-buru menaikan perkara ini ke penyidikan. Ia mengatakan, "Kami butuh fakta lain yang berhubungan dugaan pelanggaran manipulasi data ini.”

Namun, Nursari tidak mau menjelaskan detail bukti-bukti yang dibutuhkan. Menurut dia, Bawaslu sangat membutuhkan klarifikasi dari ketua PPK Tamalate Syarifuddin Mallombassang. Nursari menuturkan sudah memanggil Syarifuddin tiga kali, tapi selalu mangkir. Ia mengatakan Pawaslu bakal memanggil paksa Syarifuddin. Sejauh ini Pawasli sudah memeriksa sekitar 14 saksi termasuk anggota KPU Makassar, masyarakat, panitia pemungutan suara dan anggota PPK.

Baca: Kata KPU Soal Kemenangan Kotak Kosong Pilkada Makassar.

Pemilihan Wali Kota Makassar awalnya diikuti dua pasangan calon, yakni Mohammad Ramdhan Pomanto atau Danny Pomanto-Indira Mulyasari serta Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika. Belakangan, KPU Makassar mencoret Danny dan pasangannya karena tersandung kasus hukum. Sebelum dicoret, pasangan Danny-Indira akan maju dari jalur independen.

Sementara itu, pasangan Munafri-Andi diusung koalisi gemuk 10 partai politik, yakni NasDem, Golkar, Partai Amanat Nasional, Hanura, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia, serta Partai Bulan Bintang.

Sejumlah quick count lembaga survei menempatkan suara kolom kosong unggul dengan perolehan 53 persen dalam Pilkada Makassar. Jika KPU Makkasar mengesahkan kemenangan kotak kosong, maka Makassar akan dimpimpin oleh Penjabar Wali Kota hingga pilkada serentak 2020.






Perludem Soroti Anomali 25 Calon Tunggal Menang di Pilkada 2020

17 Desember 2020

Perludem Soroti Anomali 25 Calon Tunggal Menang di Pilkada 2020

Perludem melihat maraknya calon tunggal melawan kotak kosong merupakan peristiwa tragis di tengah sistem demokrasi Indonesia yang multi partai.


Menang Lawan Kotak Kosong, Hendrar Prihadi: Terima Kasih Bu Mega dan PDIP

9 Desember 2020

Menang Lawan Kotak Kosong, Hendrar Prihadi: Terima Kasih Bu Mega dan PDIP

Dalam hitung cepat partai, Wali Kota inkumben Semarang Hendrar Prihadi menang lawan kotak kosong dengan perolehan 91,5 persen.


Pilkada Semarang: Kotak Kosong Hanya Peroleh 15 Suara di TPS Hendrar Prihadi

9 Desember 2020

Pilkada Semarang: Kotak Kosong Hanya Peroleh 15 Suara di TPS Hendrar Prihadi

Kotak kosong memperoleh 15 suara di TPS 9 Lempongsari lokasi Hendrar Prihadi mencoblos dalam Pilkada Semarang


Lawan Kotak Kosong di Pilkada Kediri, Anak Pramono Anung Unggul Sementara

9 Desember 2020

Lawan Kotak Kosong di Pilkada Kediri, Anak Pramono Anung Unggul Sementara

Hanindhito Himawan Pramana. Putra Pramono Anung, dipastikan terpilih menjadi Bupati Kediri dalam pemilihan kepala daerah serentak hari ini.


Pilkada 2020 Kediri: Hanindhito Tak Risau Soal Deklarasi Kotak Kosong

4 Desember 2020

Pilkada 2020 Kediri: Hanindhito Tak Risau Soal Deklarasi Kotak Kosong

Calon Bupati Hanindhito Himawan tak ambil pusing dengan deklarasi kotak kosong di Pilkada 2020 Kediri.


Rekonstruksi Penusukan Pendukung Paslon Wali Kota Makassar, Begini Pesan Pelaku

14 November 2020

Rekonstruksi Penusukan Pendukung Paslon Wali Kota Makassar, Begini Pesan Pelaku

Sebelum penusukan terhadap penudukung paslon Wali Kota Makassar itu, tersangka mengirimkan video penghinaan yang dilakukan korban.


Polda Metro Identifikasi Pelaku Penusukan Pendukung Paslon Wali Kota Makassar

10 November 2020

Polda Metro Identifikasi Pelaku Penusukan Pendukung Paslon Wali Kota Makassar

Penyidik Polda Metro Jaya telah mengidentifikasi pelaku penusukan terhadap MM, 48 tahun, pendukung pasangan calon (paslon) Wali Kota Makassar.


Hindari Gesekan Pendukung, Debat Pilkada Makassar Digelar di Jakarta

1 November 2020

Hindari Gesekan Pendukung, Debat Pilkada Makassar Digelar di Jakarta

Debat perdana Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada Makassar 2020 akan digelar di Jakarta pada 7 November.


Eep Saefulloh Bantah Tipu Erwin Aksa Terkait Pilkada Kota Makassar

23 Oktober 2020

Eep Saefulloh Bantah Tipu Erwin Aksa Terkait Pilkada Kota Makassar

Eep dilaporkan Erwin Aksa ke Polda Sulawesi Selatan. Buntut dari polemik meme elektabilitas pasangan calon wali kota-wakil wali kota Makassar.


Pengundian Nomor Urut Paslon Pilkada Makassar Tak Patuhi Protokol Kesehatan

24 September 2020

Pengundian Nomor Urut Paslon Pilkada Makassar Tak Patuhi Protokol Kesehatan

Banyak pelanggaran protokol kesehatan pengundian nomor urut pasangan calon di Pilkada Makassar, Kamis 24 September 2020.