Gunung Agung Erupsi Lagi, Status Menjadi Siaga

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Erupsi Gunung Agung tersebut mengeluarkan abu vulkanik hingga ketinggian 2.000 meter.

    Erupsi Gunung Agung tersebut mengeluarkan abu vulkanik hingga ketinggian 2.000 meter.

    TEMPO.CO, Jakarta - Gunung Agung di Bali kembali erupsi hari ini, 3 Juli 2018 pukul 09.28 waktu setempat. Erupsi menyemburkan kolom abu setinggi 2.000 meter atau 2 kilometer. “Tinggi kolom abu teramati sekitar 2.000 meter di atas puncak.” Keterangan resmi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dikeluarkan, Selasa 3 Juli 2018.

    Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 24 milimeter dan durasi sekitar 3 menit 38 detik.  Saat ini Gunung Agung berada pada Status Level 3 atau Siaga.

    Baca:
    Gunung Agung Kembali Meletus Disertai Ledakan Keras
    Gunung Agung Kembali Erupsi, Tingginya 2.500 ...

    Kementerian ESDM mengeluarkan rekomendasi. Pertama, Masyarakat di sekitar Gunung Agung, pendaki dan pengunjung dihimbau agar tidak berada, tidak melakukan pendakian dan tidak melakukan aktivitas apapun di Zona Perkiraan Bahaya yaitu di seluruh area di dalam radius 4 kilo meter dari Kawah Puncak Gunung Agung.

    Zona Perkiraan Bahaya sifatnya dinamis dan terus dievaluasi serta dapat diubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan data pengamatan Gunung Agung yang paling aktual dan terbaru.

    Rekomendasi kedua, masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di sekitar aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung diminta agar mewaspadai potensi ancaman bahaya sekunder. Ancaman itu berupa aliran lahar hujan yang dapat terjadi terutama pada musim hujan dan jika material erupsi masih terpapar di area puncak. Area landaan aliran lahar hujan mengikuti aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung.

    Sebelumnya, Gunung Agung erupsi pada Senin malam, 2 Juli 2018 pukul 21.04 WITA. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan erupsi itu mengeluarkan abu vulkanik hingga 2.000 meter.

    Baca:
    Gunung Agung Erupsi Strombolian, Ini ...
    Abu Gunung Agung Mencapai Ketinggian 4.000 ...

    “Saat erupsi masyarakat disekitar Gunung Agung dikejutkan dengan letusan disertai suara ledakan keras dan lontaran batu pijar.” Sutopo menyampaikannya melalui keterangan tertulis yang diterima Tempo, Senin, 2 Juli 2018.

    Ia menjelaskan abu vulkanik berwarna kelabu dengan intensitas tebal terlihat condong ke arah barat. Erupsi Gunung Agung tadi malam, kata Sutopo, terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 24 mm dan durasi ± 7 menit 21 detik. “Erupsi terjadi secara Strombolian dengan suara dentuman.”  

    INSAN QURANI | KARTIKA ANGGRAINI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Pasal-Pasal yang Diduga Bermasalah di Revisi UU KPK

    Banyak pasal dalam perubahan kedua Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, atau Revisi UU KPK, yang disahkan DPR, berpotensi melemahkan KPK.