Calon Mahasiswa yang Diterima Melalui Jalur SBMPTN Naik 8 Persen

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebanyak 56.069 peserta SBMPTN terdaftar di di area panitia lokal 34 Bandung di komplek kampus ITB.

    Sebanyak 56.069 peserta SBMPTN terdaftar di di area panitia lokal 34 Bandung di komplek kampus ITB.

    TEMPO.CO, Jakarta - Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau SBMPTN  2018 akan menerima lebih dari 160 ribu peserta yang lolos seleksi. Jumlah peserta SBMPTN tahun ini sebanyak 860.001 orang. Jumlah ini meningkat 8 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya, 797.738 orang.

    “Pengumuman SBMPTN 2018 akan disampaikan pada hari ini, Selasa, 3 Juli 2018,” kata Ketua Panitia SBMPTN 2018, yang juga Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Ravik Karsidi, Solo, Senin, 2 Juli 2018. Calon mahasiswa yang akan diterima UNS melalui jalur SBMPTN sebanyak 3.100 orang.

    Baca:
    Hasil SBMPTN 2018 Diumumkan Besok Sore
    Pengumuman SBMPTN 2018 Hari Ini, Unnes Buka Formasi Jalur Mandiri

    Ravik mengatakan pemerintah terus berupaya mengantisipasi kemungkinan kecurangan dalam pelaksanaan SBMPTN, termasuk ujian seleksi berbasis Android yang pertama kali digunakan tahun ini. “Pesertanya seribu orang." kata Ravik.

    Pelaksanaan seleksi berbasis Android tahun ini baru dilaksanakan di Universitas Padjadjaran, Bandung. "Pelaksanaan berjalan lancar." Tahun depan, panitia SBMPTN akan menambah kuota ujian berbasis Android.

    Baca:
    Pendaftaran SBMPTN 2018 Berbasis Komputer ...
    Beda SNMPTN 2018, SBMPTN, dan Jalur ...

    Peserta ujian tulis berbasis komputer di SBMPTN tahun ini juga meningkat. Jika pada tahun lalu jumlah pesertanya 22 ribu orang, tahun ini naik menjadi 25 ribu orang.

    "Kami juga akan menambah kuota peserta UTBK pada tahun depan,” ujarnya. Tujuannya mengurangi ujian tulis SBMPTN berbasis cetak.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.