Pencarian KM Sinar Bangun akan Dihentikan Selasa Besok

Keluarga korban tenggelamnya KM Sinar Bangun bersama warga mengikuti doa lintas agama di dermaga Tigaras, Danau Toba, Simalungun, Sumatera Utara, Ahad, 1 Juli 2018. Dalam video dan foto yang dirilis Basarnas, terlihat jasad korban ditemukan di kedalaman 450 meter, sejauh 4,3 kilometer ke arah barat daya Pelabuhan Tigaras. ANTARA/Sigid Kurniawan.

TEMPO.CO, Medan - Pencarian korban dan bangkai KM Sinar Bangun yang karam di Danau Toba akan berakhir Selasa, 3 Juli 2018. "Besok hari ke 16 dan akan menjadi hari terakhir pencarian," kata Kepala Kantor SAR Medan, Budiawan, Senin, 2 Juli 2018.

Budiawan menjelaskan keputusan itu diambil setelah Tim SAR Gabungan bermusyawarah dengan keluarga korban. Dimotori oleh Bupati Simalungun, JR Saragih, keluarga korban bersedia untuk mengikhlaskan para korban.

Baca:
Keluarga Korban KM Sinar Bangun Harap Kapal ...
Korban KM Sinar Bangun Lama Muncul karena ...

Budiawan mengatakan jika keputusan penghentian pencarian dilakukan setelah tiga kali perpanjanganan waktu pencarian. Hingga hari ke-15, hari ini, sebanyak 164 korban yang masih belum ditemukan oleh tim pencari.

Hari ini, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, juga direncanakan turut hadir ke Danau Toba. Luhut akan memantau langsung proses evakuasi yang dilakukan oleh Tim SAR Gabungan. "Hari ini dan besok akan dilakukan tabur bunga untuk mengenang para korban," kata Budiawan.

Baca:
KM Sinar Bangun Karam Karena Karakter ...
TNI Akan Pastikan Lokasi Karam KM Sinar Bangun

Pencarian karamnya KM Sinar Bangun di perairan Danau Toba pada Senin, 18 Juni 2018 selama tujuh hari diperpanjang mulai 25 hingga 27 Juni 2018. Perpanjangan dilakukan pada 28-30 Juni 2018. Perpanjangan berikutnya pada 1 hingga 3 Juli 2018 besok, sekaligus menutup proses pencarian selama 16 hari.

Ahli geologi Gagarin Sembiring yakin kecelakaan KM Sinar Bangun terjadi karena faktor karakteristik Danau Toba. “Kecelakan itu terjadi lebih karena faktor kesalahan manusia dan meterologi,” kata Pengurus Daerah Sumatera Utara Ikatan Ahli Geologi Indonesia itu, Jumat, 29 Juni 2018.

Korban yang belum banyak muncul ke permukaan danau, kata Gagarin berkaitan dengan kedalaman Danau Toba. Dengan kedalaman yang diperkirakan mencapai 500 meter, jasad dan bangkai KM Sinar Bangun membutuhkan waktu yang lebih lama untuk dapat mengapung ke permukaan danau.

Baca:
Ini Muatan KM Sinar Bangun Saat Tenggelam
KM Sinar Bangun Ditemukan, Basarnas Siapkan ...

Meskipun dalam keadaan tanpa arus, naiknya jasad korban juga tidak dapat diprediksi. Apalagi selama ini, belum pernah ada simulasi berapa kecepatan turun dan naik suatu objek jika tenggelam dengan kedalaman hingga 500 meter di Danau Toba.

“Jadi kita enggak bisa berharap korban ditemukan di atas.” Hal ini, kata Gagarin, bisa dijadikan pertimbangan untuk pencarian korban. Belum lagi jika kita bicara hipotesa yang lain, kalau sebenarnya KM Sinar Bangun kebetulan berada di dasar yang miring dan meluncur ke bawah. “Ini menyebabkan arus turbidit serta lumpur di permukaan itu.”






Sandiaga: Saatnya Tak Lagi Kejar Angka Wisatawan, Tapi Fokus ke Pariwisata Berkelanjutan

6 hari lalu

Sandiaga: Saatnya Tak Lagi Kejar Angka Wisatawan, Tapi Fokus ke Pariwisata Berkelanjutan

Sandiaga menyatakan sudah saatnya Indonesia menerapkan pariwisata berbasis masyarakat, berkelanjutan dan inklusif.


6 Spot Wisata Alam di Indonesia yang Terkenal Memanjakan Mata

15 hari lalu

6 Spot Wisata Alam di Indonesia yang Terkenal Memanjakan Mata

Spot wisata alam tersebar dari Barat hingga Timur Indonesia, ada di gunung, danau, hingga lautan.


5 Destinasi Wisata Khas Tapanuli Sumatera Utara

47 hari lalu

5 Destinasi Wisata Khas Tapanuli Sumatera Utara

Tapanuli berasal dari frasa "tapian nauli" yang berarti "perairan tempat permandian yang indah", dan punya beberapa destinasi wisata keren.


Pembangunan Jalan di Bukit Sibea-bea Dukung Wisata Danau Toba

57 hari lalu

Pembangunan Jalan di Bukit Sibea-bea Dukung Wisata Danau Toba

Kosmas Harefa menuturkan, pembangunan infrastruktur menjadi prioritas dalam memoles wajah Danau Toba menjadi Bali baru.


Siapkan Bujet, Kunjungi Lima Destinasi Super Prioritas di Indonesia

59 hari lalu

Siapkan Bujet, Kunjungi Lima Destinasi Super Prioritas di Indonesia

Destinasi Super Prioritas merupakan sebutan untuk obyek wisata di Indonesia yang berpotensi besar sebagai Bali Baru .


Huta Ginjang, Spot Terbaik Nikmati Lanskap Danau Toba yang Indah

27 Juli 2022

Huta Ginjang, Spot Terbaik Nikmati Lanskap Danau Toba yang Indah

Begitu menapakan kaki di Huta Ginjang, wisatawan langsung diperlihatkan panorama Danau Toba yang supercantik dan luas.


Siap-siap Nonton Balap Mobil Air Kelas Dunia, F1H20 di Danau Toba, Maret 2023

22 Juli 2022

Siap-siap Nonton Balap Mobil Air Kelas Dunia, F1H20 di Danau Toba, Maret 2023

Menurut Sandiaga, pemerintah menargetkan pada Oktober 2022 sudah merampungkan semua persiapan menggelar F1H20 ini.


Toyota Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik di Danau Toba

20 Juli 2022

Toyota Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik di Danau Toba

Sebanyak 10 unit mobil listrik Toyota C+pod dan 1 unit mobil plug-in hybrid Toyota Prius disiapkan untuk melayani wisatawan di Pulau Samosir.


Luhut Sebut Pembangunan Fisik Taman Sains di Sumatera Utara Bakal Rampung Oktober

20 Juli 2022

Luhut Sebut Pembangunan Fisik Taman Sains di Sumatera Utara Bakal Rampung Oktober

Luhut mengatakan bangunan utama taman sains atau TSHT2 sudah terlihat bentuknya. TSHT2 diklaim bakal menjadi kawasan riset terbesar di Indonesia.


Dukung Women 20 Summit, XL Axiata Perkuat Jaringan 4G di Kawasan Danau Toba

12 Juli 2022

Dukung Women 20 Summit, XL Axiata Perkuat Jaringan 4G di Kawasan Danau Toba

Dalam dua tahun terakhir, XL Axiata telah melakukan penambahan BTS total sebanyak 63 BTS 4G di seluruh Jambi dan 30 BTS 4G di Danau Toba.