Jokowi Sambut Kedatangan Mahathir Mohamad di Bandara Halim

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo bersama dengan mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad saat pendatanganan MoU PT Adiperkasa Citra Lestari di pabrik mobil nasional Malaysia Proton di Shah Alam, 6 Februari 2015. AP/Joshua Paul

    Presiden Joko Widodo bersama dengan mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad saat pendatanganan MoU PT Adiperkasa Citra Lestari di pabrik mobil nasional Malaysia Proton di Shah Alam, 6 Februari 2015. AP/Joshua Paul

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan Ibu Negara Iriana Jokowi menyambut langsung kedatangan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad di Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis, 28 Juni 2018. Mahathir datang untuk melakukan pertemuan bilateral dengan pemerintah Indonesia setelah ia menjadi Perdana Menteri Malaysia untuk kedua kalinya sejak 10 Mei 2018.

    Mahathir tiba di Jakarta pukul 18.00 WIB. Ia datang menggunakan pesawat Airbus 399 dengan nomor seri 9M-NAA yang dioperasikan Angkatan Udara Kerajaan Malaysia. Ia datang ditemani istrinya, Siti Hasmah Mohd Ali, serta pejabat dari Kantor Perdana Menteri dan Kementerian Luar Negeri.

    Baca: Ini Hal yang Tidak Akan Dibahas Jokowi dan Mahathir

    Mahathir dijadwalkan berada di Jakarta hingga esok hari. Rencananya, Mahathir akan bertemu lagi dengan Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, besok.

    Dalam acara penyambutan ini, Presiden Jokowi dan Iriana didampingi Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, juga Duta Besar Indonesia untuk Malaysia Rusdi Kirana.

    Baca: PM Mahathir Kunjungi Indonesia, Kerja Sama RI-Malaysia Meningkat?

    Retno Marsudi mengatakan tujuan kunjungan Mahathir ini pada intinya adalah kunjungan perkenalan. "Beliau sebagai perdana menteri baru dan Indonesia adalah sebuah negara ASEAN pertama yang dikunjungi beliau," kata Retno.

    Dalam pertemuan bilateral itu, kata Retno, Jokowi dan Mahathir akan membahas mengenai perkuatan hubungan kedua negara, baik dari sisi ekonomi, sosial, maupun budaya. "Perdagangan kita dengan Malaysia banyak, sangat tinggi, termasuk sosial budaya. Termasuk masalah keberadaan WNI di Malaysia yang jutaan orang," ucapnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Pemberantasan Rasuah Indonesia di Hari Antikorupsi Sedunia

    Wajah Indonesia dalam upaya pemberantasan rasuah membaik saat Hari Antikorupsi Sedunia 2019. Inilah gelap terang Indeks Persepsi Korupsi di tanah air.