SBY Tunjukkan 10 Jari Seusai Gunakan Hak Pilih di Pilkada Jabar

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono beserta istri, Kristiani Herawati mengikuti pencoblosan pilkada Jabar di TPS 06 Nagrak, Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat, Rabu, 27 Juni 2018. Istimewa

    Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono beserta istri, Kristiani Herawati mengikuti pencoblosan pilkada Jabar di TPS 06 Nagrak, Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat, Rabu, 27 Juni 2018. Istimewa

    TEMPO.CO, Bogor - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan kepala daerah atau pilkada Jawa Barat. Mengantre sekitar 15 menit di Tempat Pemungutan Suara 06 Nagrak, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, SBY memilih Gubernur Jawa Barat dan Bupati Kabupaten Bogor.

    SBY mendatangi TPS bersama dengan istrinya, Ani Yudhoyono. Anaknya, Edhi Baskoro Yudhono, beserta Siti Ruby Aliya Radjasa juga turut menggunakan hak pilih. Tak lama setelah mencoblos, SBY mencelupkan jari kelingking tangan kanan ke dalam tinta.

    Baca: Soal Koalisi di Pilpres, Partai Demokrat Tunggu Durian Runtuh

    SBY pun mengangkat kedua tangan untuk menunjukkan tanda habis memilih. Kesepuluh jarinya ditunjukkan kepada awak media. “Nanti kalau satu, dua, tiga, empat, dan lima dikira kode. Jadi ini semua saja ditunjukkan,” ujar SBY setelah menggunakan hak suaranya.

    Sebanyak empat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur berkompetisi di pilkada Jawa Barat 2018. Mereka adalah Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum di nomor urut 1, TB Hasanuddin-Anton Charliyan di nomor urut 2, Sudrajat-Ahmad Syaikhu pada nomor urut 3, dan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi dengan nomor urut 4.

    Baca: Demokrat: Pertemuan SBY dan JK Buka Peluang Koalisi di Pilpres

    Sementara itu, lima pasangan calon bertarung di pemilihan Kabupaten Bogor. Mereka adalah pasangan Ade Wardhana Adinata dan Asep Ruhiyat; Gunawan Hasan dan Fikry Zulfikar Irama atau Vicky Rhoma; Ade Ruhandi dan Ingrid Kansil; Ade Yasin-Iwan Setiawan; serta pasangan Fitri Putra Nugraha dan Bayu Syah Johan.

    Pantauan Tempo, SBY bersama keluarga tiba sekitar pukul 08.45 WIB dengan mengendarai mobil golf. SBY menyampaikan harapannya agar pilkada serentak 2018, terutama pilkada Jawa Barat, berjalan dengan demokratis.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.