Kasus E-KTP, Nurhayati Ali Assegaf Bungkam Setelah Diperiksa KPK

Reporter

Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR Nurhayati Ali Assegaf. TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO, Jakarta-Pokitikus Partai Demokrat  Nurhayati Ali Assegaf enggan berkomentar usai diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus korupsi kartu tanda penduduk elektronik atau e-KTP, Selasa, 26 Juni 2018. Dia bungkam saat keluar gedung KPK, Kuningan, Jakarta. "Dia diperiksa sebagai saksi untuk dua tersangka," kata juru bicara KPK Febri Diansyah dalam keterangan tertulis.

KPK memeriksa Nurhayati Ali Assegaf sebagai saksi untuk tersangka Made Oka Mas Agung dan keponakan Setya Novanto, Irvanto Hendra Pambudi Cahyo. Ini merupakan penjadwalan pemeriksaan ulang yang dilakukan KPK setelah Nurhayati mangkir pada pemeriksaan sebelumnya.

Baca: Nurhayati Assegaf Bantah Tudingan Irvanto Terima Dana E-KTP

Nurhayati diperiksa penyidik lebih dari lima jam. Dia datang ke gedung KPK sekitar pukul 10.00 dan keluar gedung pada 15.22. Nurhayati yang mengenakan baju batik cokelat tak menjawab saat wartawan menanyakannya soal tudingan dirinya menerima uang hasil korupsi e-KTP. Berjalan cepat sambil mengepalkan dua tangannya, dia langsung masuk mobil Toyota Vellfire bernomor polisi B-17-NAA yang terparkir di sisi gedung KPK.

Sebelumnya, Irvanto dalam persidangan terdakwa korupsi e-KTP Anang Sugiana Sudihardjo, mengatakan Nurhayati menerima uang e-KTP sebanyak 100 ribu USD. Dalam kesempatan berbeda, Nurhayati telah membantah tudingan tersebut.

Simak: Akan Ditanya Soal Dana E-KTP, Nurhayati Ali Assegaf Mangkir

Febri berujar KPK telah menjadwalkan pemeriksaan kepada sejumlah anggota dan mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Selain Nurhayati, KPK juga memeriksa mantan Ketua DPR Marzuki Alie dan mantan anggota DPR Taufiq Effendi dan Djamal Aziz. Sampai pukul 15.37, hanya Taufiq Effendi yang belum memenuhi panggilan KPK.

Febri mengatakan KPK memeriksa para legislator itu untuk memfinalisasi berkas perkara untuk Irvanto. KPK, kata dia, berharap akan ada tahapan baru dalam penanganan kasus korupsi e-KTP ini. "Diharapkan segera akan ada tahapan baru dari penanganan kasus KTP Elektronik ini," kata dia.






KPK Tahan Tersangka ke-8 di Kasus Suap Hakim Agung Sudrajad Dimyati

7 jam lalu

KPK Tahan Tersangka ke-8 di Kasus Suap Hakim Agung Sudrajad Dimyati

KPK menahan tersangka kedelapan dalam kasus suap pengurusan perkara yang menyeret hakim agung nonaktif Sudrajad Dimyati.


KPK Periksa Pilot dan Direktur RDG di Kasus Lukas Enembe

14 jam lalu

KPK Periksa Pilot dan Direktur RDG di Kasus Lukas Enembe

KPK belum berhasil memeriksa Lukas Enembe. Lukas beralasan sakit.


Periksa Pramugari, KPK Telisik Private Jet Lukas Enembe

14 jam lalu

Periksa Pramugari, KPK Telisik Private Jet Lukas Enembe

KPK memeriksa seorang pramugari RDG Airlines Tamara Anggraeny di kasus dugaan korupsi Gubernur Papua Lukas Enembe pada Senin, 3 Oktober 2022


Politikus PDIP Kritik Deklarasi Capres Anies oleh NasDem, Sebut Intervensi ke KPK

15 jam lalu

Politikus PDIP Kritik Deklarasi Capres Anies oleh NasDem, Sebut Intervensi ke KPK

"Saat ini posisi Gubernur Anies masih dalam proses pemeriksaan di KPK," kata politikus PDIP Gilbert Simanjuntak


Tokoh Adat Minta MRP dan DPR Papua Bantu KPK untuk Bisa Periksa Lukas Enembe

17 jam lalu

Tokoh Adat Minta MRP dan DPR Papua Bantu KPK untuk Bisa Periksa Lukas Enembe

Tokoh Adat minta MRP dan DPR Papua melakukan pendekatan dengan tetua adat dari gunung agar pemeriksaan Lukas Enembe bisa segera dilakukan oleh KPK.


KPK Libatkan BPK di Kasus Formula E, NasDem: Anies Baswedan Sumbang 5 WTP untuk DKI

18 jam lalu

KPK Libatkan BPK di Kasus Formula E, NasDem: Anies Baswedan Sumbang 5 WTP untuk DKI

NasDem meyakini Anies Baswedan tak melakukan penyimpangan dalam kasus Formula E. Hal ini terbukti dari 5 kali opini WTP yang diberikan BPK ke DKI.


Kasus Korupsi Pengadaan Pesawat Garuda, KPK Duga Eks Anggota DPR Terima Suap Rp 100 Miliar

18 jam lalu

Kasus Korupsi Pengadaan Pesawat Garuda, KPK Duga Eks Anggota DPR Terima Suap Rp 100 Miliar

KPK membuka penyidikan baru kasus suap pengadaan armada pesawat Airbus di PT Garuda Indonesia tahun 2010-2015.


Top Nasional: Panglima TNI Akan Hukum Anak Buahnya jika Salah di Tragedi Kanjuruhan, Deklarasi Anies

20 jam lalu

Top Nasional: Panglima TNI Akan Hukum Anak Buahnya jika Salah di Tragedi Kanjuruhan, Deklarasi Anies

Panglima TNI Jendral Andika Perkasa mengatakan tak segan menghukum anak buahnya yang terbukti melakukan penganiayaan dalam tragedi Kanjuruhan


Kasus Formula E, KPK Sebut Sudah Berkoordinasi dengan BPK

21 jam lalu

Kasus Formula E, KPK Sebut Sudah Berkoordinasi dengan BPK

KPK menyebut sudah berkoordinasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam proses penanganan kasus dugaan korupsi penyelenggaraan Formula E


Pemanggilan Lukas Enembe, KPK Hindari Upaya Penjemputan Paksa

21 jam lalu

Pemanggilan Lukas Enembe, KPK Hindari Upaya Penjemputan Paksa

KPK berupaya menghindari upaya penjemputan paksa terhadap Gubernur Papua Lukas Enembe dalam kasus dugaan gratifikasi dan lebih mengutamakan persuasif