Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Polisi Kejar Kelompok Bersenjata Pelaku Penembakan di Papua

Reporter

image-gnews
Kapolda Papua Boy Rafli Amar. TEMPO/Subekti
Kapolda Papua Boy Rafli Amar. TEMPO/Subekti
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Kepolisian Daerah Papua Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar mengatakan polisi telah mengetahui tempat persembunyian kelompok bersenjata pelaku penembakan pesawat Twin Otter Trigana. Senin, 25 Juni 2018, kelompok bersenjata menembaki pesawat yang disewa oleh Korps Brigade Mobil (Brimob) ketika sedang mendarat di Bandara Kenyem, Nduga, Papua.

"Lokasi sudah diketahui, diketahui mereka lari ke arah pegunungan yang ada di Kenyem," ujar Boy melalui pesan singkat, Selasa, 26 Juni 2018. Saat ini, satuan petugas gabungan TNI dan Polri yang berada di Kabupaten Nduga, Papua, terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku.

Baca: Pesawat Brimob Ditembak di Bandara Keneyam Papua

Pesawat tersebut berangkat dari Bandara Wamena, Jayawijaya dan mendarat di Bandara Kenyam sekitar pukul 09.40 WIT. Pada saat pesawat menuju taxi out untuk parkir, sekitar 15 orang tak dikenal mulai menembaki sisi kiri badan pesawat atau sekitar pukul 10.00 WIT.

Saat penembakan terjadi, Kapten Pilot Ahmad Abdillah Kamil mengalami luka tembak di bagian punggung dan kopilot Irene Nur Farida terkena serpihan peluru. Tak hanya menembaki pesawat saja, para pelaku juga melakukan kontak senjata di sekitar kawasan bandara.

Kelompok itu kemudian menyerang masyarakat saat melarikan diri ketika dikejar aparat seusai menembaki pesawat. Akibatnya, berdasarkan laporan yang diterima, lima warga sipil tertembak. Tiga di antaranya meninggal. Sedangkan dua warga lainnya, kini masih dirawat di puskesmas setempat.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Baca: 3 Warga Kenyam, Papua, Tewas Diserang Kelompok Bersenjata

Sebelumnya, Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian mengatakan kelompok bersenjata yang menyerang pesawat Twin Otter Trigana itu sering beraksi saat agenda pilkada. "Kelompok bersenjata ini memang sering memanfaatkan atau dimanfaatkan oleh oknum tertentu saat agenda pilkada," ujar Tito di Mabes Polri, Senin 25 Juni 2018.

Mantan Kepolda Papua tersebut mengatakan, modus kelompok bersenjata itu untuk mengacaukan pengamanan pilkada yang dilakukan kepolisian agar tidak maksimal. Selain itu, kelompok tersebut mengintimidasi masyarakat untuk tidak memilih calon tertentu.

TAUFIQ SIDDIQ

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

Viral Warga Banjarmasin Mabuk Kecubung Massal, Polisi Minta Tak Berasumsi Dulu

6 jam lalu

Ilustrasi Keracunan
Viral Warga Banjarmasin Mabuk Kecubung Massal, Polisi Minta Tak Berasumsi Dulu

Polisi mengimbau masyarakat tidak berasumsi sebelum diketahui penyebab pasti banyak korban dalam kondisi teler berjatuhan akibat mengonsumsi kecubung


Kronologi Mobil Rental Milik Burhanis Dibawa Penyewa Hingga Akhirnya Ditemukan di Rumah Polisi di Lamongan

1 hari lalu

Petugas Polres Jakarta Timur melihat kondisi mobil milik bos rental, Burhanis, yang disita di Mapolres Metro Jaktim, Rabu, 19 Juni 2024. Burhanis tewas dikeroyok di Desa Sumbersoko, Sukolilo, Pati usai diteriaki maling. Foto: ANTARA/Syaiful Hakim
Kronologi Mobil Rental Milik Burhanis Dibawa Penyewa Hingga Akhirnya Ditemukan di Rumah Polisi di Lamongan

Meski sudah melapor ke polisi, Burhanis melacak sendiri keberadaan mobil rental miliknya yang dibawa kabur penyewa. Ditemukan di rumah seorang polisi.


TPNPB-OPM Klaim Penembakan Pesawat di Sinak karena Bawa Pasukan dan Logistik Militer

1 hari lalu

Baling-baling pesawat Smart Air yang ditembak oleh TPNPB-OPM di Bandara Sinak, Papua Tengah. Doc. Satgas Operasi Damai Cartenz.
TPNPB-OPM Klaim Penembakan Pesawat di Sinak karena Bawa Pasukan dan Logistik Militer

TPNPB-OPM mengklaim aksi penembakan pesawat Smart Air PK-SNH yang mendarat di Bandara Sinak, Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Senin, 8 Juli 2024 dilakukan karena ada pengedropan logistik militer Indonesia.


Kantor Turkish Airlines di Iran Dilaporkan Ditutup Sementara karena ada Staf yang Tak Berjilbab

1 hari lalu

Deretan pesawatTurkish Airlines. REUTERS/Murad Sezer
Kantor Turkish Airlines di Iran Dilaporkan Ditutup Sementara karena ada Staf yang Tak Berjilbab

Media di Iran mewartakan Kepolisian Iran menutup kantor maskapai Turkish Airlines di Tehran setelah staf lokal menolak mematuhi hukum berjilbab


DPR dan TNI Sepakat Naikkan Uang Operasional Prajurit di Papua

2 hari lalu

KASAD TNI Jenderal Maruli Simanjuntak melintas dibelakang Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 10 Juli 2024. Rapat membahas Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (RKAKL) Kementerian Pertahanan (Kemenhan) tentang penambahan 23 kegiatan pinjaman dalam negeri (PDN) dalam daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) tahun 2024. TEMPO/M Taufan Rengganis
DPR dan TNI Sepakat Naikkan Uang Operasional Prajurit di Papua

Komisi I dan TNI menyepakati soal kenaikan uang operasional untuk prajurit yang bertugas di wilayah konflik.


Kasus Penggelapan Mobil Rental Burhanis, Satu Unit Ertiga Masih Hilang di Lamongan

2 hari lalu

Petugas Polres Jakarta Timur melihat kondisi mobil milik bos rental, Burhanis, yang disita di Mapolres Metro Jaktim, Rabu, 19 Juni 2024. Burhanis tewas dikeroyok di Desa Sumbersoko, Sukolilo, Pati usai diteriaki maling. Foto: ANTARA/Syaiful Hakim
Kasus Penggelapan Mobil Rental Burhanis, Satu Unit Ertiga Masih Hilang di Lamongan

Masih ada satu mobil rental Burhanis yang hilang, ditemukan di rumah personel polisi di Sukorame, Lamongan.


Polisi Tembak Kaki Begal di Warteg Grogol Petamburan, Satu Masih Buron

3 hari lalu

Ilustrasi begal / penyerangan dengan senjata tajam / klitih / perampokan. Shutterstock
Polisi Tembak Kaki Begal di Warteg Grogol Petamburan, Satu Masih Buron

Kaki begal warteg itu ditembak karena mencoba melarikan diri saat mencari barang bukti di Jalan Tubagus Angke.


Zulhas Sebut Swasembada Beras dan Gula di Jawa Mustahil: Cuma Bisa di Kalimantan dan Papua

3 hari lalu

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan saat berkunjung ke Sentra Rendang Asese di Kota Padang pada Minggu 7 Juli 2024. TEMPO/Fachri Hamzah.
Zulhas Sebut Swasembada Beras dan Gula di Jawa Mustahil: Cuma Bisa di Kalimantan dan Papua

Zulhas menjelaskan swasembada beras dan gula mustahil diwujudkan di Jawa karena luas tanah yang tidak memadai.


Sejumlah Kasus Penyiksaan oleh Anggota Polri, dari Kematian Dul Kosim hingga I Wayan Suparta Disekap dan Dianiaya 3 Hari

3 hari lalu

Suasana penemuan mayat Dul Kosim, korban penganiayaan berujung maut oleh polisi yang dibuang ke jurang di wilayah Desa Sumur Bandung, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, pada 24 Juli 2023. Sumber: Istimewa
Sejumlah Kasus Penyiksaan oleh Anggota Polri, dari Kematian Dul Kosim hingga I Wayan Suparta Disekap dan Dianiaya 3 Hari

I Wayan Suparta, warga Klungkung, Bali, mengaku menjadi korban penculikan, penyiksaan, dan perampasan oleh anggota Polres Klungkung, selama 3 hari.


Kronologi OPM Tembaki Pesawat Smart Air di Bandara Sinak Papua Tengah

3 hari lalu

Pasukan TPNPB-OPM menyiapkan prosesi pembakaran mayat Detius Kogoya, personil Komando Daerah Pertahanan (Kodap) VIII Intan Jaya. Detius tewas setelah baku tembak dalam penyerangan di Kampung Madi, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, pada 21 dan 22 Mei 2024. Dalam penyerangan itu kelompok bersenjata ini membakar 12 bilik kios dan sejumlah bangunan sekolah. Dok. Istimewa
Kronologi OPM Tembaki Pesawat Smart Air di Bandara Sinak Papua Tengah

Organisasi Papua Merdeka atau TPNPB-OPM mengklaim menembak pesawat sipil di Bandara Sinak, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah, Senin, 8 Juli 2024