Komunitas Indonesia di 11 Negara Eropa Deklarasi Dukung Jokowi

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  •  Komunitas warga Indonesia dan sejumlah relawan di 11 negara di Eropa mendeklarasikan dukungan kepada Joko Widodo (Jokowi) dalam pilpres 2019. |Dok. Panitia

    Komunitas warga Indonesia dan sejumlah relawan di 11 negara di Eropa mendeklarasikan dukungan kepada Joko Widodo (Jokowi) dalam pilpres 2019. |Dok. Panitia

    TEMPO.CO, Jakarta - Komunitas warga Indonesia dan sejumlah relawan di 11 negara di Eropa mendeklarasikan dukungan kepada Joko Widodo (Jokowi) dalam pilpres 2019.

    "Dengan ini, kami sekumpulan relawan dan komunitas Indonesia di Eropa pendukung Jokowi, mendukung Jokowi untuk melanjutkan pemerintah hingga periode 2019-2024 demi Indonesia yang lebih baik," kata Sinta Dewi selaku Kordinator Umum Komunitas Indonesia dan Relawan dalam keterangan tertulisnya pada Sabtu, 23 Juni 2018.

    Baca: Hadiah Sepeda Jokowi Tak Laku di Bali

    Adapun 11 negara tersebut adalah Belanda, Belgia, Hungaria, Inggris, Islandia, Jerman, Norwegia, Prancis, Swedia, Swiss, dan Yunani. Sedangkan dukungan relawan mengalir dari Jaringan Kemandirian Nasional (Jaman) Gerakan Wadyabala Jokowi, Teman Jokowi, Bravo 5, Galang Kemajuan Jokowi, Barisan Relawan Jokowi, Rumah Jokowi, Ahok Jokowi Djaror Suppoter dan sejumlah organisasi relawan mandiri lainnya.

    Sinta mengatakan dukungan ini muncul dari pengakuan dunia internasional terhadap kepemimpinan Jokowi di bidang politik, ekonomi, budaya, pertahanan dan keamanan. Komunitas ini pun mengajak diaspora Indonesia di negara mana pun untuk mendukung kembali Jokowi dalam pilpres tahun depan. "Kepada sahabat, suadara kami dimana pun untuk bersama-sama kembali mendukung Jokowi sebagai presiden selanjutnya," ujarnya.

    Baca: Survei SMRC: Jokowi Ungguli Prabowo di Jabar, Jateng dan Jatim

    Dalam penyelenggaran pemilu di luar negeri, Sinta berharap bisa dilaksanakan dengan jujur, transparan dan adil, serta menjunjung tinggi hak pilih sebagai warga negara. Pihaknya juga menolak adanya tindak kekerasan, adu domba dan kebohongan demi kepentingan politik, termasuk saat masa-masa pemilu.

    Selain mendukung, kata Sinta, sebagai warga negara komunitas Indonesia dan relawan yang berada di luar negeri tetap memberikan kritik yang konstruktif kepada Jokowi dan pemerintahannya. "Saran dan kritik yang konstruktif ini tetap untuk Indonesia lebih baik lagi," ujarnya.

    Baca: Nama Jokowi, JK, Prabowo, Gatot, dan CT di Bursa Partai Demokrat


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.