Kepulauan Riau Masih Kekurangan 5.000 Guru

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Batam:Gubernur Kepulauan Riau, Ismeth Abdullah, mengatakan tahun ini Provinsi Kepulauan Riau masih kekurangan 5.000 guru untuk tingkat sekolah dasar dan sekolah menengah umum sederajat."Bukan berarti nggak ada penambahan, tapi nggak seimbang dengan penambahan sekolah," kata Ismeth Abdullah menjawab Tempo di Tambelan, Pulau Tujuh, Kepulauan Riau, baru-baru ini.Ismeth mengatakan, untuk menarik minat para tenaga pengajar di wilayahnya, pemerintah daerah telah mengeluarkan anggaran Rp 75 miliar per tahun sebagai biaya insentif guru. Insentif ini tidak hanya guru dan penjaga sekolah di pulau-pulau terpencil, tapi juga di kota-kota besar, seperti Batam, Karimun, Tanjung Pinang, Karimun, Lingga dan Batam.Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau, Ibnu Maja, mengatakan kekurangan 5.000 guru itu terdiri dari 3.800 guru sekolah dasar dan 1.200 sekolah menengah umum sederajat. Karena ada penambahan 19 gedung sekolah, guru yang tadinya menutupi kekurangan selama tahun 2006 mengajar di sekolah baru itu.Dinas Pendidikan telah mengirim belajar beberapa warga lokal dibiayai pemerintah untuk kemudian mengajar di daerahnya, khususnya bidang studi Matematika, Bahasa Inggris, Kimia dan Biologi. "Kekurangan itu sulit terpenuhi," katanya.Rumbadi Dalle

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tahun-Tahun Indonesia Juara Umum SEA Games

    Indonesia menjadi juara umum pada keikutsertaannya yang pertama di SEA Games 1977 di Malaysia. Belakangan, perolehan medali Indonesia merosot.