Polisi Tangkap Satu Terduga Teroris di Subang

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota Polres Tasikmalaya Kota berjaga saat penggeledahan di rumah terduga teroris di kawasan Aboh, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, 29 Mei 2018. Densus 88 mengamankan anak panah, golok besar, senapan angin, buku berisi jihad, dan dokumen serta laptop dari satu rumah pribadi dan dua rumah kontrakan warga berinisial GL, DD, dan AJ, yang terduga terlibat jaringan teroris. ANTARA/Adeng Bustomi

    Anggota Polres Tasikmalaya Kota berjaga saat penggeledahan di rumah terduga teroris di kawasan Aboh, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, 29 Mei 2018. Densus 88 mengamankan anak panah, golok besar, senapan angin, buku berisi jihad, dan dokumen serta laptop dari satu rumah pribadi dan dua rumah kontrakan warga berinisial GL, DD, dan AJ, yang terduga terlibat jaringan teroris. ANTARA/Adeng Bustomi

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian menangkap seorang terduga teroris hari ini sekitar pukul 15.00 WIB. Penangkapan tersebut dibenarkan oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigadir Jenderal Mohammad Iqbal.

    "Ya, informasi tersebut benar," kata Iqbal melalui pesan singkat pada Jumat, 22 Juni 2018.

    Baca: Kata Eks Napiter, JAD Tambah Kuat jika Aman Abdurrahman Dihukum

    Terduga pelaku teror tersebut berinisal M. Ia ditangkap di Jalan E. Tirtapraja Pamanukan, dekat Gereja Bethel Indonesia di Subang, Jawa Barat. M ditangkap karena diduga termasuk dalam jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Haurgeulis Indramayu dan Subang.

    M diketahui tengah merencanakan aksi amaliyah pada saat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan digelar serentak pada 27 Juni 2018.

    Baca: 10 Orang Terduga Teroris Ditangkap Seputar Hari Idul Fitri 2018

    Saat ditangkap, M sempat melakukan perlawanan. "Akhirnya kami berikan penindakan karena target berusaha melawan dengan pisau dan akan meraih tas berisi bom," kata Iqbal. M meninggal dunia dalam perjalanan saat dilarikan ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

    Dari tangan M, polisi menyita pisau dan ransel yang diduga berisi bom. Saat ini, tas tersebut tengah dianalisis menggunakan X-Ray dan di-disrupter oleh tim penjinak bom Brimob Kepolisian Daerah Jawa Barat.

    Baca: Terduga Teroris Karanganyar dan Blitar Diyakini Berkaitan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.