Partai Demokrat Akan Tawarkan Pasangan JK-AHY untuk Pilpres 2019

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Dewan Olimpiade Asia (OCA), Sheikh Ahmad Al-Fahad Al-Sabah (ketiga kiri), mengunjungi Indonesia, Ahad, 15 Oktober 2017. Dalam foto tampak ia bersama Menko PMK Puan Maharani, Wakil Presiden Jusuf Kalla (kedua kiri), Ketua Umum Indonesia Asian Games Organizing Committee (Inasgoc) Erick Thohir, dan Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin. ANTARA/ Wahyu Putro A

    Presiden Dewan Olimpiade Asia (OCA), Sheikh Ahmad Al-Fahad Al-Sabah (ketiga kiri), mengunjungi Indonesia, Ahad, 15 Oktober 2017. Dalam foto tampak ia bersama Menko PMK Puan Maharani, Wakil Presiden Jusuf Kalla (kedua kiri), Ketua Umum Indonesia Asian Games Organizing Committee (Inasgoc) Erick Thohir, dan Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin. ANTARA/ Wahyu Putro A

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengatakan partainya ingin menawarkan gagasan memasangkan Jusuf Kalla atau JK dengan Agus Harimurti Yudhoyono sebagai calon presiden dan calon wakil presiden. Opsi itu sekaligus menjadi salah satu pilihan alternatif dalam pemilihan presiden atau pilpres 2019.

    JK, ujar Ferdinand, dipertimbangkan karena dinilai memenuhi kapasitas sebagai calon presiden. Dia pernah menjadi wakil presiden selama dua periode, salah satunya berpasangan dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, yang juga merupakan Ketua Umum Partai Demokrat. "Kami melihat kapasitas dan kapabilitas Pak JK, sehingga masuk radar Partai Demokrat," ucap Ferdinand kepada Tempo, Jumat, 22 Juni 2018.

    Baca:
    Bersama Golkar, Partai Demokrat Bicarakan...
    Nama Jokowi, JK, Prabowo, Gatot, dan CT di Bursa Partai Demokrat...

    Mengenai AHY, tutur Ferdinand, Demokrat tak ingin melawan arus opini dan keinginan masyarakat. Dia merujuk sejumlah hasil sigi lembaga survei yang menempatkan Komandan Satuan Tugas Bersama Partai Demokrat itu sebagai kandidat cawapres.

    "Ketika masyarakat ingin AHY cawapres, ya kami lebih fokus di situ.” Partai akan memasangkan putra sulung SBY itu dengan tokoh senior. Partai menilai formasi AHY dan tokoh senior akan lebih bagus.

    Baca:
    Politikus PDIP Sebut SBY Panik, Ini Kata Partai...
    Pimpin Apel Siaga Partai Demokrat, SBY Sampaikan...

    Partai Demokrat tengah menjajaki kemungkinan terbentuknya poros baru dalam pilpres 2019. Ferdinand menuturkan, melalui poros yang dinamakan koalisi kerakyatan itu, partainya ingin menghadirkan pasangan capres dan cawapres alternatif.

    Beberapa nama disampaikan warga kepada Partai Demokrat untuk diusung dalam pilpres 2018. Nama-nama itu adalah Presiden Joko Widodo; Wakil Presiden Jusuf Kalla; Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya Prabowo Subianto; mantan Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo; pengusaha sekaligus mantan Menteri Koordinator Perekonomian, Chairul Tanjung; dan AHY.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.