Jabar Dorong Pemerintah Pusat Segera Bangun Tol Bandung-Tasik

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Plh. Gubernur Jawa Barat Iwa Karniwa secara simbolis menyerahkan secara langsung zakat kepada para mustahik di Masjid Raya Bandung Provinsi Jawa Barat, Jalan Asia Afrika Kota Bandung, Kamis malam, 14 Juni 2018.

    Plh. Gubernur Jawa Barat Iwa Karniwa secara simbolis menyerahkan secara langsung zakat kepada para mustahik di Masjid Raya Bandung Provinsi Jawa Barat, Jalan Asia Afrika Kota Bandung, Kamis malam, 14 Juni 2018.

    INFO JAWA BARAT — Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali mendorong Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat memulai proyek Jalan Tol Bandung-Tasikmalaya. Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa mengatakan hal itu terkait dengan kelanjutan inisiasi jalan tol yang mengambil rute Gedebage-Majalaya-Garut-Tasikmalaya tersebut.

    “Kami sudah berdiskusi dengan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra untuk kembali melanjutkan proyek jalan tol ini, mengingat studi kelayakannya sudah ada. Permintaan kami, BPJT bisa memulai tender investasi,” katanya, di Bandung, Rabu, 20 Juni 2018.

    Iwa mengaku setelah urusan jalan tol Trans Jawa hingga Surabaya mulai berjalan, sudah saatnya pemerintah melirik untuk mematangkan konektivitas jalan tol di Selatan. “Kalau Pusat memulai, maka provinsi dan kabupaten atau kota yang dilalui akan mendukung penuh. Jadi, sarana di Selatan untuk dilalui pemudik akan sangat memadai,” ujarnya.

    BPJT, menurut Iwa, merespons dorongan ini dengan rencana pembahasan lebih lanjut. Dari pembicaraan dengan pihaknya, lelang investasi, dan pemrakarsa dimungkinkan untuk bisa dilakukan. “Paling tidak dimulai untuk ruas Gedebage-Majalaya sepanjang 15 kilometer sudah bisa dilakukan proses pembebasan lahan hingga lelang konstruksi,” ucapnya.

    Guna memicu adanya minat investasi, Kepala BPJT akan mengoordinir pemrakarsa jalan tol tersebut. Jika upaya ini berhasil maka langkah ke lelang investasi akan makin terbuka. “Tentu prosesnya sesuai aturan, tapi minat investasi membangun jalan tol ini harus dipicu pemrakarsa,” tuturnya.

    Iwa memastikan dukungan pemerintah provinsi dan daerah yang dilalui ruas jalan tol sepanjang lebih- kurang 100-106 kilometer tersebut sudah sangat siap, mengingat Selatan memang sudah menunggu sentuhan infrastruktur. “Nanti mudik akan jauh lebih lancar dengan konektivitas Utara-Selatan. Tanjakan Nagreg dan kemacetan Malangbong akan tinggal kenangan,” katanya. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kerusuhan Manokwari, Bermula dari Malang Menjalar ke Sorong

    Pada 19 Agustus 2019, insiden Kerusuhan Manokwari menjalar ke Sorong. Berikut kilas balik insiden di Manokwari yang bermula dari Malang itu.