Mang Ihin Disebut Ikut Usulkan M. Iriawan Jadi Pj Gubernur Jabar

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjabat tangan Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi disaksikan Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno dan Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Soni Sumarsono saat menghadiri acara 'coffee morning' di Rumah Dinas Ketua DPRD DKI Jakarta, Jalan Imam Bonjol, Jakarta, 6 November 2017. Acara coffee morning yang digelar tertutup tersebut merupakan pertemuan pertama antara Prasetyo Edi Marsudi dengan Anies-Sandi sejak pelantikan di lingkup Forum Komunikasi Pimpinan Daerah DKI Jakarta. ANTARA FOTO

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjabat tangan Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi disaksikan Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno dan Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Soni Sumarsono saat menghadiri acara 'coffee morning' di Rumah Dinas Ketua DPRD DKI Jakarta, Jalan Imam Bonjol, Jakarta, 6 November 2017. Acara coffee morning yang digelar tertutup tersebut merupakan pertemuan pertama antara Prasetyo Edi Marsudi dengan Anies-Sandi sejak pelantikan di lingkup Forum Komunikasi Pimpinan Daerah DKI Jakarta. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Soni Sumarsono mengklaim mendapat masukan dari banyak pihak perihal penunjukan Komisaris Jenderal M. Iriawan sebagai penjabat gubernur Jawa Barat. Salah satu masukan, kata dia, berasal dari mantan Gubernur Jawa Barat Solihin Gautama Purwanegara (Solihin GP) alias Mang Ihin.

    "Masukan tokoh-tokoh Jawa Barat, termasuk Pak Solihin GP dan yang lain itu banyak yang memberikan dukungan penuh, yang tidak mendukung juga ada," kata Sumarsono di kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat, Kamis, 21 Juni 2018.

    Baca juga: Demokrat Bakal Ajukan Hak Angket Menyoal Pelantikan Iwan Bule

    Sumarsono mengatakan banyaknya dukungan itulah yang membuat Kemendagri kembali mengusulkan M. Iriawan sebagai penjabat gubernur Jawa Barat, kendati rencana itu sempat diurungkan pada Februari lalu.

    Sumarsono berujar proses pengambilan keputusan tersebut sudah melalui berbagai pertimbangan. "Jangan dikira penetapan Pak Iriawan enggak ada masukan," ujarnya.

    Baca juga: Kontroversi M. Iriawan Jadi Penjabat Gubernur Jawa Barat

    Sumarsono mengatakan dia tak dapat merinci pertimbangan apa saja yang membuat M. Iriawan terpilih. Namun, kata dia, dua hal yang dipertimbangkan yakni penguasaan Iriawan mengenai Jawa Barat. Mantan Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat itu dinilai memahami seluk beluk provinsi tersebut. Selain itu, kata Sumarsono, M. Iriawan dinilai mengerti bagaimana menjalankan pemerintahan.

    "Pulang kampung-lah ke Jawa Barat, karena dia orang Sunda, orang Jabar asli, pernah jadi Kapolda, sehingga tahu persis seluk beluk Jawa Barat," kata Sumarsono.

    Baca juga: Menjelang Pilgub Jabar 2018: Komjen M. Iriawan Jadi Pj Gubernur


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fakta-fakta Pelantikan Jokowi - Ma'ruf, Dihadiri Prabowo - Sandi

    Selain beberapa wakil dari berbagai negara, pelantikan Jokowi - Ma'ruf ini dihadiri oleh Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.