Jelang Idul Fitri 1439 H, bank bjb Siapkan Dana Rp 14,4 Triliun

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bank BJB

    Bank BJB

    INFO NASIONAL - Untuk mengantisipasi kebutuhan dana masyarakat di bulan Ramadhan dan menjelang hari libur Lebaran, bank bjb menyiapkan dana likuiditas sekitar Rp 14,4 triliun yang telah dan akan didistribusikan ke seluruh jaringan kantor bank bjb yang tersebar di Indonesia terutama ke sejumlah kota tujuan mudik.

    Dana yang disiapkan untuk menghadapi libur Lebaran tahun ini meningkat 50 persen dibanding alokasi yang disiapkan pada bulan Ramadhan dan menjelang Lebaran tahun lalu. Hal ini dikarenakan oleh pencairan dana sertifikasi guru, dana bantuan operasional sekolah (BOS), gaji aparatur sipil negara (ASN) dan pensiunan bulan Juni, gaji ke-14 ASN dan pensiunan, serta tunjangan hari raya (THR) ASN dan pensiunan. Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Utama bank bjb Ahmad Irfan dalam acara buka puasa bersama insan pers di The Valley Bistro Café, Bandung, Rabu malam, 6 Juni 2018.

    Bank bjb juga menerima layanan penukaran uang di semua Kantor Cabang bank bjb. Namun selama bulan Ramadhan 1439 H, bank bjb melalui Kantor Cabang Pembantu (KCP) Pemkot Bandung ditunjuk bersama bank-bank lain secara khusus melayani penukaran uang di sekitar Bank Indonesia untuk wilayah Bandung. Sedangkan untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya yang ditunjuk secara khusus adalah Kantor Cabang (KC) BSD, KC. Daan Mogot, KC. Gajah Mada, KC. Hasyim Ashari, Kantor Cabang Khusus (KCK) Jakarta, KC. Kebayoran Baru, KC. Rasuna Said, KC. Rawamangun, KC. S Parman, dan KC. Saharjo.

    Menurut data, Bank Indonesia telah menyediakan uang kartal untuk persiapan lebaran senilai Rp 188,2 triliun.‎ Uang kartal tersebut, telah disebarkan ke seluruh kantor perwakilan BI di Indonesia, untuk kebutuhan selama Ramadhan dan Lebaran tahun ini yang liburnya semakin panjang. Bank Indonesia juga mengimbau agar masyarakat menukarkan uang baru untuk persiapan Lebaran di tempat resmi. Hal itu dilakukan untuk mencegah peredaran uang palsu.

    Selain pasokan uang, BI juga akan menggandeng 13 bank, termasuk bank bjb dalam menyiapkan layanan penukaran uang pecahan kecil (UPK), melalui mobil layanan kas yang dilaksanakan mulai 21 – 25 Mei 2018 untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya yang dilaksanakan di Lapangan IRTI Monas. Bank bjb juga ikut serta dalam layanan kas keliling di daerah Pondok Indah pada 4 – 7 Juni 2018, sedangkan untuk wilayah Bandung dan sekitarnya dimulai pada 21 Mei - 7 Juni 2018, yang dilaksanakan di sejumlah tempat seperti Monumen Perjuangan Rakyat, Lapangan Tegalega, Alun-alun Ujungberung, Alun-alun Cimahi, Halaman Parkir Balaikota Bandung dan Asia Afrika (Jl. DR. Ir. Sukarno).

    Bank bjb juga melayani penukaran UPK melalui mobil layanan kas, yang kegiatannya dilaksanakan di semua kantor cabang bank bjb yang tersebar di seluruh Indonesia. Layanan ini juga sejalan dengan upaya pihak regulator dalam hal clean money policy dan mencegah peredaran uang palsu.

    Kemudian untuk menyesuaikan layanan selama bulan Ramadhan menjelang Idul Fitri 1439 H, bank bjb pun membuka layanan weekend banking yang akan tetap beroperasi seperti biasa setiap weekend-nya dan hanya tutup pada tanggal 10, 16, 17 Juni 2018. Namun nasabah bisa menggunakan layanan non operasional kantor dengan e-channel seperti bjb ATM, bjb NET, bjb SMS, bjb EDC (bjb DIGI).

    Irfan menambahkan, layanan menjelang liburan Lebaran didukung oleh ribuan jaringan ATM yang tersebar di wilayah strategis Indonesia serta seluruh jaringan ATM Bersama dan Jaringan PRIMA yang tersebar di Indonesia. Jumlahnya mencapai puluhan ribu. “Selain penarikan uang tunai, seluruh layanan e-channel ini menyediakan sarana yang memungkinkan nasabah bertransaksi dengan nyaman dan aman. Yakni, berupa informasi rekening, transfer, pembayaran air, telepon, kartu kredit, televisi berlangganan, internet, isi ulang pulsa dan layanan perbankan lainnya,” katanya. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tahun-Tahun Indonesia Juara Umum SEA Games

    Indonesia menjadi juara umum pada keikutsertaannya yang pertama di SEA Games 1977 di Malaysia. Belakangan, perolehan medali Indonesia merosot.